Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan kanker merupakan salah satu penyakit yang paling tinggi bebani Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Budi menuturkan, posisi pertama ditempati biaya paling tinggi untuk perawatan penyakit jantung. Kemudian stroke dan kanker menempati posisi ketiga.
“Jadi kanker termasuk yang tertinggi sekitar Rp 2-3 triliunan dibandingkan jantung Rp 9-10 triliun,” kata Budi pada acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara RS Dharmais dan The University of Texas MD Anderson Cancer Center di Rumah Sakit Kanker RS Dharmais, Jakarta, Jumat (3/2/2023).
Budi menuturkan, biaya yang ditanggung BPJS Kesehatan untuk penyakit jantung mencapai sekitar Rp 9-10 triliun. Sementara penyakit kanker sekitar Rp 2-4 triliun.
Selanjutnya, Budi menuturkan kanker juga merupakan penyakit pembunuh nomor tiga di Indonesia. Untuk itu, Budi berharap Rumah Sakit Kanker Dharmais dapat meningkatkan kualitas pelayanan di Indonesia.
Rumah Sakit Kanker Dharmais ditunjuk oleh Kemenkes untuk menjadi pelaksana kerja sama tersebut karena Rumah Sakit Kanker Dharmais sebagai National Cancer Center Indonesia telah bekerja sama dengan National Cancer Center (NCC) di berbagai negara.
Rumah Sakit Kanker Dharmais telah menjadi pengampu nasional jaringan kanker untuk pengembangan layanan kanker, pelatihan dan pendidikan para ahli kanker di Indonesia
Budi menuturkan Kemenkes akan mendukung kerja sama tersebut dengan melonggarkan kebijakan terkait masuknya dokter asing hingga transfer teknologi dan pengetahuan serta lainnya.
“Dukungan kita sekarang Kemenkes, kita memastikan bahwa dokter- dokter ahli, teknologi-teknologi baru selama itu didukung institusi terkemuka seperti MD Anderson Cancer Center kita harusnya welcome,” ucapnya disadur dari beritasatu.
























