Jawa timur – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang terjadi mulai Senin (3/8/2026) belum berhasil dipadamkan hingga Minggu (9/8/2026). Bahkan pada Minggu, 2 titik api kembali muncul di jalur penanjakan dan Bukit Dingklik, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Saat ini, luas kawasan TNBTS yang terdampak kebakaran hutan telah mencapai 500 hektare. Besarnya skala kebakaran dan dampak yang ditimbulkan menarik perhatian media asing, seperti Al Jazeera dan Reuters.
Al Jazeera dalam artikel berjudul “Indonesia closes national park in East Java as wildfire expands” yang tayang pada Minggu (9/8/2026), Al Jazeera menyoroti penutupan kawasan wisata Bromo imbas kebakaran yang terus meluas dan telah melonjak hampir tiga kali lipat ukurannya.
Pengelola taman nasional mengumumkan pada Sabtu bahwa mereka telah melarang pengunjung memasuki Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang terletak di dekat gunung berapi aktif yang secara teratur menarik kerumunan wisatawan.
Al Jazeera memberitakan bahwa Indonesia mengerahkan ratusan petugas pemadam kebakaran, personel penanggulangan bencana, polisi, tentara, polisi hutan, dan relawan pada hari Minggu untuk memadamkan api yang telah memakan ratusan hektar lahan Gunung Bromo sejak berkobar pada hari Senin.
Media ini juga menuliskan detail kesulitan dalam upaya pemadaman api. Al Jazeera juga menuliskan bahwa Indonesia diperkirakan akan menghadapi musim kemarau yang sangat intens tahun ini, sebagian disebabkan oleh pola cuaca El Nino, yang ditandai dengan suhu permukaan laut yang hangat di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur.
Al Jazeera juga membandingkan kebakaran Bromo tahun ini dengan kebakaran serupa pada 2023. Media tersebut menyoroti bahwa kebakaran hutan dan lahan di Indonesia tahun ini telah meluas secara signifikan dibandingkan periode yang sama pada 2023.
Kebakaran Bromo pada 2023 menghanguskan lebih dari 500 hektare lahan setelah sepasang kekasih menyalakan flare saat melakukan foto pranikah (prewedding).
Reuters dalam artikel yang tayang Minggu dalam judul “Indonesia closes all access to Mount Bromo as wildfire expands”, Reuters menyoroti skala kebakaran yang besar hingga pihak berwenang menutup taman nasional Gunung Bromo di Jawa Timur dari seluruh aktivitas wisatawan.
Penutupan ini mulai berlaku sejak Sabtu malam untuk jangka waktu yang belum ditentukan, ungkap pengelola taman nasional di halaman Instagram resminya.
Kebakaran hebat tersebut telah melahap area seluas sekitar 176 hektar di Gunung Bromo, sebuah gunung berapi aktif yang merupakan destinasi wisata populer dengan kaldera “lautan pasir”-nya. Kebakaran hutan ini telah meluas dari yang sebelumnya sekitar 60 hektar pada hari Kamis.
Reuters juga menyoroti upaya pemadaman dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur menggunakan helikopter water bombing dan drone penyemprot air untuk memperkuat upaya pemadaman api. Rekaman video yang diunggah oleh pengelola taman nasional di media sosial memperlihatkan api yang menyebar di sepanjang lereng gunung selama malam hari. Pihak berwenang belum mengumumkan penyebab kebakaran tersebut, dan hingga saat ini tidak ada laporan mengenai korban jiwa















