ASPEK.ID, JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) meraih penghargaan “Terpopuler Di Media Cetak 2020” pada ajang Public Relations Indonesia Awards (PRIA) 2021, yang diumumkan di kanal Youtube PR Indonesia, Rabu (31/3/2021).
Kepala Biro (Karo) Komunikasi Kemenko Marves Andreas Dipi Patria bangga atas penghargaan yang diraih Kemenko Marves dalam ajang tersebut.
Menurutnya, ajang ini dapat menjadi dorongan, khususnya tim Biro Komunikasi Kemenko Marves, untuk terus meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat sekaligus menjadi garda terdepan sebagai sumber informasi bagi masyarakat.
“Kami bersyukur atas penghargaan Terpopuler di Media Cetak 2020 yang diberikan oleh PR Indonesia. Ini merupakan buah hasil dari kerja keras yang dibangun oleh seluruh tim yang ada di Biro Komunikasi,” ungkap Karo Andreas kala menanggapi pengumuman PRIA 2021.
Dia berharap agar timnya dapat terus menjaga amanah ini dan meningkatkan kinerja dalam menyampaikan informasi dan kabar terkini dari Kemenko Marves kepada masyarakat luas.
Karo Andreas juga menyampaikan bahwa meskipun saat ini media digital dan internet semakin berkembang pesat, namun keberadaan media cetak tidak dapat dilupakan sebagai salah satu sumber utama bagi masyarakat untuk memperoleh informasi.
Kepala Bagian (Kabag) Humas Kemenko Marves Khairul Hidayati mengatakan bahwa pencapaian prestasi yang baru pertama kali diraih oleh Bagian Humas Kemenko Marves akan dijadikan sebagai pemacu semangat untuk menciptakan inovasi produk kehumasan yg lebih mendekatkan kepada masyarakat.
“Kami juga berupaya memberikan literasi kemaritiman dalam bentuk yang mudah dipahami oleh publik dengan bahasa yg sederhana, misalnya berupa film pendek, podcast Marves, dan Marves TV,” ungkap Kabag Hida.
PRIA merupakan ajang kompetisi kehumasan paling komprehensif yang digelar oleh PR Indonesia sejak 2016. Bekerja sama dengan Isentia, PR Indonesia melakukan seleksi calon kandidat peraih penghargaan Terpopuler Di Media Cetak 2020 dari berbagai kategori BUMN, Anak BUMN, Lembaga Negara, Kementerian, Korporasi Swasta, dan Pemerintah Daerah.
Kemudian, dilakukan monitoring dalam periode 1 Januari 2020 hingga 31 Desember 2020 terhadap pemberitaan di media cetak nasional dengan menyebutkan kata kunci untuk enam kategori di atas pada 24 koran nasional, 40 koran daerah, dan 110 majalah mainstream di Indonesia.























