• Latest
  • Trending
252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

Kepala BGN Sebut Penyebab Mayoritas Kasus Keracunan MBG

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

LSM Gugat Indonesia Dinilai Lalai Padamkan Karhutla

Pertemuan Presiden RI dan Presiden Mesir Hasilkan 4 Kesepakatan Kerja Sama

Indonesia Dukung Mesir Jaga Hak Air Sungai Nil

Pertemuan Presiden RI dan Presiden Mesir Hasilkan 4 Kesepakatan Kerja Sama

Pertemuan Presiden RI dan Presiden Mesir Hasilkan 4 Kesepakatan Kerja Sama

3 Faktor Proyek MRT Jakarta Fase 2 Bakal Molor

18 Layanan Gratis untuk Warga Jakarta,

MotoGP Mandalika, UMKM Raup Omzet Hingga Rp 5 Juta/Hari

MotoGP Mandalika, UMKM Raup Omzet Hingga Rp 5 Juta/Hari

Kapolri Kembali Mutasi 199 Pati dan Pamen: dari Wakabaintelkam hingga 3 Kapolda

Kapolri Kembali Mutasi 199 Pati dan Pamen: dari Wakabaintelkam hingga 3 Kapolda

Rajin Minum Air Putih Kok Bisa Batu Ginja?

Rajin Minum Air Putih Kok Bisa Batu Ginja?

Hotel di Mandalika Penuh, Belum Ada Keluhan soal Harga

Pembalap  Spanyol Kecelakaan di Sirkuit Mandalika, Helikopter Terbangkan ke RS

Mengapa Kita Cenderung Memilih Tempat Duduk yang Sama?

Mengapa Kita Cenderung Memilih Tempat Duduk yang Sama?

Boneka Unta Oleh-oleh Haji di Arab Buatan Indonesia

Boneka Unta Oleh-oleh Haji di Arab Buatan Indonesia

Minggu, Prabowo-Presiden Mesir El-Sisi Akan Teken MoU Visa dan Lain-lain

Minggu, Prabowo-Presiden Mesir El-Sisi Akan Teken MoU Visa dan Lain-lain

Kandungan Gizi tak Sesuai Label, 3 Merek Beras Ditarik dari Peredaran

Ekonom: Beras Premium Langka di Ritel Modern

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Oktober 12, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Kepala BGN Sebut Penyebab Mayoritas Kasus Keracunan MBG

by Aspek
Agustus 6, 2026
in BERITA TERBARU, LIFESTYLE
252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

Ilustrasi MBG. Foto: Int

Jakarta –  Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengungkapkan sebagian besar kasus dugaan keracunan dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) karena pelanggaran terhadap standar operasional prosedur (SOP), terutama proses memasak dilakukan terlalu dini sebelum makanan didistribusikan kepada para penerima manfaat.

Menurut Sudaryono, hasil evaluasi BGN menunjukkan sejumlah insiden keracunan terjadi akibat makanan dimasak jauh sebelum waktu penyajian, sehingga tidak sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

BacaJuga

LSM Gugat Indonesia Dinilai Lalai Padamkan Karhutla

Indonesia Dukung Mesir Jaga Hak Air Sungai Nil

Pertemuan Presiden RI dan Presiden Mesir Hasilkan 4 Kesepakatan Kerja Sama

18 Layanan Gratis untuk Warga Jakarta,

MotoGP Mandalika, UMKM Raup Omzet Hingga Rp 5 Juta/Hari

Kapolri Kembali Mutasi 199 Pati dan Pamen: dari Wakabaintelkam hingga 3 Kapolda

“Kami melihat beberapa sebabnya begitu ya. Ini kita ngomong lebih umum begitu. Ada yang misalnya standar operasional prosedur (SOP)-nya dia masaknya kecepetan,” kata Sudaryono, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Ia mencontohkan dugaan kasus keracunan MBG di Papua. Berdasarkan hasil evaluasi sementara, makanan dimasak sejak pukul 19.00 WIT pada hari sebelumnya, sementara baru dibagikan kepada penerima pada keesokan harinya sekitar pukul 11.00 WIT.

Menurut Sudaryono, kondisi tersebut merupakan pelanggaran terhadap SOP pelaksanaan program MBG.

“Jadi itu sudah melanggar. Termasuk (kasus) yang di Semarang juga sama, mulai masak jam 21.00 WIB,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sudaryono menegaskan BGN di bawah kepemimpinannya, tidak akan menoleransi apabila dalam penyelidikan ditemukan unsur lain, seperti kesengajaan maupun sabotase. Jika terdapat indikasi tindak pidana, pihaknya secara tegas akan menyerahkan penanganannya kepada aparat kepolisian.

“Memang kalau ada ya kita serahkan semua. Bukan kemudian kita tutup-tutupi atau kemudian kita bela-bela. Kalau salah ngapain dibela? Begitu. Cuma kan kita mesti juga ada asas praduga tak bersalah,” tutur Sudaryono.

Komentar
Share15Tweet9SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

72 Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan MBG

Kemenkeu Potong Anggaran BGN Rp38 T

ASPEK.ID, JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) mengalami efisiensi sekitar Rp38 triliun. Dengan penyesuaian tersebut,...

72 Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan MBG

Program MBG Sudah Habiskan Anggaran Rp 153,2 Triliun

ASPEK.ID, JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menyerap anggaran negara sebesar Rp 153,2 triliun hingga akhir September 2026....

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

Survei: 6 dari 10 Warga Ingin Program MBG Dilanjutkan

  ASPEK.ID, JAKARTA - Direktur Eksekutif Adidaya Institute Rahman Toha Budiarto menyatakan mayoritas masyarakat mendukung keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In