• Latest
  • Trending
Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

Kereta Cepat Bicara Dituding Penyebab WIKA Rugi

WNI Nomor 1 di Dunia Paling Malas Berjalan

Pejalan Kaki: Zebra Cross Lebih Dibutuhkan Daripada JPO

Cerita Sopir Truk Lompat ke Laut Saat KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar

Cerita Sopir Truk Lompat ke Laut Saat KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar

Persis Solo Rekrut 2 Pemain Asing Baru

Persis Solo Rekrut 2 Pemain Asing Baru

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

Dewas KPK Segera Periksa Staf Admin yang Jadi Tersangka Pemerasan

Usia 80 Tahun, Lula da Silva Maju Nyapres Lagi demi Periode Keempat

Usia 80 Tahun, Lula da Silva Maju Nyapres Lagi demi Periode Keempat

Prabowo Targetkan BUMN Tinggal 350 Unit Akhir 2026

Prabowo Terima PM Thailand Anutin di Istana Merdeka Sore Ini

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

Bupati Bekasi Ade Kuswara Dituntut 7 Tahun Penjara, Abah Kunang 4 Tahun

Bupati Bekasi Ade Kuswara Dituntut 7 Tahun Penjara, Abah Kunang 4 Tahun

Ekspor Juli 2020 Lebih Tinggi dari Juni 2020

BPS: RI Inflasi Tahunan 2,88 Persen pada Juli 2026

33 Juta Keluarga Terima Beras pada 17 Agustus

33 Juta Keluarga Terima Beras pada 17 Agustus

HKI Sebutkan  Tantangan Utama Investasi di RI

HKI Sebutkan Tantangan Utama Investasi di RI

Harga Kopi Arabica Gayo Stabil

Enam Faedah Ngopi Saat Pagi Bagi Tubuh

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Agustus 3, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Kereta Cepat Bicara Dituding Penyebab WIKA Rugi

by Aspek
Juli 14, 2024
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, BUMN, NEWS
Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

Jakarta –  PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) buka suara usai manajemen PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) menyebut bahwa Kereta Cepat Jakarta – Bandung Whoosh sebagai penyebab membengkaknya rugi perseroan pada 2023. 

Berdasarkan penuturan manajemen WIKA, perseroan masih memiliki klaim Rp5 triliun ataspembengkakan biaya atau cost overrun proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung Whoosh. Saat ini, klaim tersebut sedang dibicarakan dengan KCIC

BacaJuga

Pejalan Kaki: Zebra Cross Lebih Dibutuhkan Daripada JPO

Cerita Sopir Truk Lompat ke Laut Saat KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar

Persis Solo Rekrut 2 Pemain Asing Baru

Dewas KPK Segera Periksa Staf Admin yang Jadi Tersangka Pemerasan

Usia 80 Tahun, Lula da Silva Maju Nyapres Lagi demi Periode Keempat

Prabowo Terima PM Thailand Anutin di Istana Merdeka Sore Ini

Menanggapi hal itu, GM Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan bahwa semua yang berkaitan dengan penagihan di KCIC harus melalui prosedur administrasi. 

“Agar semuanya dapat dipertanggungjawabkan dengan baik termasuk dari sisi keuangan sesuai dengan tata kelola perusahaan atau good corporate governance,” ujar Eva Jumat (12/7/2024) dikutip dari bisnis.com

Sebagai konteks, dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI pada Senin (8/7/2024), Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito menyebut, Whoosh menjadi penyebab di balik membengkaknya kerugian perseroan. 

Hal itu mulai dari nilai penyertaan modal dan adanya klaim yang belum terbayarkan sehingga beban yang ditanggung perseroan disebut-sebut mencapai Rp12 triliun. 

 “Memang paling besar karena dalam penyelesaian proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung, yang memang dari penyertaannya saja sudah Rp6,1 triliun, kemudian yang masih dispute atau belum dibayar sekitar Rp5,5 triliun sehingga hampir Rp12 triliun,” tutur Agung. 

KCIC merupakan perusahaan patungan yang didirikan oleh konsorsium Indonesia, yakni PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) dengan kepemilikan 60% saham, sementara konsorsium China menggenggam sisanya.  

Kepemilikan PSBI terdiri atas perusahan-perusahaan pelat merah, yakni PT Kereta Api Indonesia (KAI), Wijaya Karya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR), dan PT Perkebunan Nusantara VIII. Adapun, WIKA tercatat memiliki 38% saham PSBI. Sementara itu, WIKA tercatat membukukan rugi bersih tahun berjalan sebesar Rp7,12 triliun pada 2023. Jumlah tersebut meningkat dari posisi 2022 yang mencapai Rp59,59 miliar. Sedangkan beban lain-lain, meningkat 310,16% menjadi Rp5,4 triliun.

Komentar
Share27Tweet17SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

COO Danantara Bocorkan Jurus Bayar Utang Kereta Cepat Whoosh

Jakarta  - Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria memberikan bocoran mengenai penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh....

PT Wika Siap Bangun Gedung Tertinggi di Afrika Barat

6 Bulan, WIKA Punya Kontrak Baru Rp 10,25 Triliun

Jakarta -  PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA mencatatkan perolehan kontrak baru Rp10,25 triliun hingga Juni 2024. Raihan itu...

Hari ini  Jokowi Soft Launching  Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Wapres Dilarang Ikut

Jokowi Evaluasi Penumpang Kereta Cepat Whoosh

Jakarta  -  Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan, Presiden Joko Widodo memberikan evaluasi terhadap...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In