• Latest
  • Trending

Korea & China Kuasai Smartphone di Indonesia

Menko AHY: Rumah Layak Huni Jadi Fondasi Kesejahteraan Rakyat

Danantara Siapkan 49 Ribu Rumah Subsidi

19 Ribu Lebih Karyawan Amazon Terpapar Corona

10 Perusahaan dengan Karyawan Terbanyak di Dunia

Haji Isam Dikabarkan Mau Ambil Alih Saham BYAN

Prabowo Tunjuk Haji Isam  Pimpin Operasi Karhutla Kalsel

Investasi di IKN Bebas Pajak hingga 200 Persen

Investasi di IKN Bebas Pajak hingga 200 Persen

Catat Tanda Awal Kerusakan Hati

6,7 Juta Orang Indonesia Sakit Hepatitis B

Butik Emas Logam Mulia Surabaya 1 Pindah Alamat

Pemerintah Luruskan Istilah “Emas di Bawah Bantal” Bukan Simpanan Fisik

Akhirnya, Corina Pulang Kampung

Pendiri Taman Safari Indonesia: Selamatkan Harimau  Dibutuhkan Rantai Makanan

Kebakaran Hutan 2019 Bikin Indonesia Rugi Rp 72 Triliun

Prabowo Instruksikan Pengerahan 3 Batalyon TNI dan 6 Helikopter Water Bombing di Kalbar

BRI Salurkan Rp2,4 Juta Bantuan Produktif Usaha Mikro

BI Ungkap Rahasia UMKM Lokal Tembus Pasar Global

Kasal: Asap Karhutla di Kalsel Tak Separah yang Ramai di Media Sosial

Kasal: Asap Karhutla di Kalsel Tak Separah yang Ramai di Media Sosial

Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Atasi Banjir Jabodetabek

Pemerintah Selidiki 4 Korporasi soal Karhutla Kalbar, Prabowo Minta Tindak Tegas

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

BNPB: 8.900 Hektare Lahan Terbakar di Kalimantan Selatan

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Minggu, Agustus 23, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Korea & China Kuasai Smartphone di Indonesia

by Aspek
September 5, 2019
in TEKNOLOGI

ASPEK.ID, JAKARTA – Market Analyst International Data Corporation (IDC), Risky Febrian menyatakan untuk pertama, produsen lokal terlempar dari posisi 5 besar di kuartal kedua tahun ini. Adalah Realme yang menggantikan posisi Advan di peringkat 5.

“Empat dari lima vendor smartphone teratas di Indonesia berasal dari China. Vendor lokal tidak lagi berada di top 5. Terakhir kali vendor lokal berada di top 5, yakni pada kuartal I lalu, di mana Advan berada di posisi 5,” kata Risky, Kamis (5/9/2019).

Risky menyatakan pengiriman smartphone mencatatkan rekor baru dengan jumlah 9,7 juta unit pada kuartal II 2019. Sebagian penyebabnya dikarenakan oleh antisipasi para vendor smartphone dalam menghadapi rencana pemerintah untuk membatasi impor smartphone ilegal (black market).

BacaJuga

Tesla Tarik 3 Juta Mobil di China

Taiwan Tawarkan Indonesia Pertanian Cerdas

Pusat Data Indonesia Dukung Ekonomi Digital

India Dukung Pengembangan Nuklir Indonesia

Tiga Agenda Prioritas Kemkomdigi Perkuat Kedaulatan Digital

Presiden Minta Kampus Terlibat Bangun Giant Sea Wall

Risky menyebutkan, posisi pertama diisi oleh Samsung dengan pangsa pasar 26,9%. Samsung baru memperkenalkan seri Galaxy A mereka yang berhasil memperkuat posisi mereka di segmen mid-range (US$200-US$400) dan high-end (US$400-US$600). Samsung mampu menawarkan perangkat dengan spesifikasi, fitur, dan rentang harga yang lebih kompetitif.

Posisi kedua Oppo dengan pangsa pasar 21,5%. Oppo memeroleh pangsa yang signifikan di segmen low-end (US$100-US$200) karena cakupannya yang luas di pasar offline dan didukung oleh peluncuran model baru A1K.

Lalu disusul Vivo di posisi ketiga dengan pangsa pasar 17%. Vivo terus menunjukkan pemasaran yang agresif, baik offline maupun online. Hal ini mendorong permintaan produk-produk kelas menengah (US$200-US$400), khususnya pada seri V15.

Posisi keempat diisi Xiaomi dengan pangsa pasar 16,8%. Xiaomi memperkenalkan model Redmi 7 dan Redmi Note 7. Redmi Go mampu melampaui pengiriman Advan dan Evercoss di kelas ultra low-end.

Terakhir, Realme dengan pangsa pasar 6,1% mengisi posisi kelima. Realme menerapkan strategi portofolio produk yang agresif dan memperkenalkan seri C2 dan 3 Pro. Selain spesifikasi dan desain fisiknya yang kompetitif, Realme menerapkan inisiatif pengendalian harga yang ketat. Hal ini memberikan keunggulan dibandingkan pesaingnya dalam kisaran harga yang sama.

Sementara vendor lokal terakhir kali berada di top 5 adalah Advan pada kuartal I 2019. Saat itu, posisi Advan berada di posisi 5. (Warta Ekonomi)

Komentar
Share32Tweet20SendShareShare6Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Indonesia Terima Usulan Mobil Listrik Tesla

Tesla Tarik 3 Juta Mobil di China

ASPEK, CHINA -Tesla menarik kembali sekitar 3 juta kendaraan di China untuk menangani dua persoalan keselamatan, yakni mekanisme gagang pintu...

Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

Danantara: Seluruh Saham KCIC BUMN Bakal Dialihkan ke Kemenkeu

    ASPEK.ID, JAKARTA  - Seluruh kepemilikan saham PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) yang saat ini berada di tangan...

Mulai Juli, RI-China Gunakan Yuan

Negara-negara Afrika Beralih ke Yuan China, Kurangi Dollar AS

  ASPEK.ID, ZAMBIA - Negara-negara di Afrika memperluas penggunaan yuan China dalam perdagangan internasional dan mengurangi ketergantungan terhadap dollar AS....

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In