• Latest
  • Trending
KPK Klaim Kantongi Bukti Aliran Uang ke Ketua PBNU Aizzudin

KPK Klaim Kantongi Bukti Aliran Uang ke Ketua PBNU Aizzudin

KPK Ungkap Dugaan Uang Pengkondisian Pansus Haji, DPR Klaim Tak Tahu

Ketua Komisi VIII DPR Kritik Usulan Ongkos Haji 2027 Rp 107 Juta

Kebakaran Hutan 2019 Bikin Indonesia Rugi Rp 72 Triliun

Karhutla Mengancam Kalimantan, BNPB Temukan 1.487 Hotspot dari Pantauan Satelit

Mahkamah Agung Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

MA Keluarkan Aturan Baru, Putusan Bebas Tak Boleh Dikasasi

Sambut Imlek, Antam Luncurkan ‘Emas Kerbau Logam’

Orang RI Simpan 1.800 Ton Emas di Rumah Senilai Rp 4.460 T

Ada Ancaman Keamanan, Wapres Gibran Mendadak Batal ke Yahukimo Papua

Wapres Gibran ke NTT Ajak Mahasiswa

Harga LPG Non Subsidi Naik Mulai 18 April 2026, Ini Rinciannya

Pertamina Gandeng Kejagung Kawal Transparansi Pengadaan Impor BBM Hingga LPG

6 Jet Tempur F-16 Milik AS Latihan Bersama TNI AU

Bandara Kertajati Disiapkan Jadi Pangkalan Pesawat Tempur TNI AU

Rumah Mewah Silmy Karim Digeledah KPK, Puluhan Brimob Turun Mengawal

KPK Sita Aset Rp150 M di Kasus Imigrasi Silmy Karim, Ada Tanah hingga Kendaraan

Persiraja vs PSMS: Derbi Sumatera di Laga Penutup

Persiraja Bawa 31 Pemain ke Malaysia, Fokus Matangkan Tim dan Uji Coba

Merger Gojek-Tokopedia Permudah UMKM Go Digital

Perpres Ojol Usul Tarif Batas Bawah Antar Penumpang Rp 10.200

BCA Mobile Error Berjam-jam

BCA Bagi Dividen Rp3 T pada September

Bank Emas Mau Berdiri, Ini Analisa Pengamat

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp80 Ribu

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Agustus 20, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

KPK Klaim Kantongi Bukti Aliran Uang ke Ketua PBNU Aizzudin

by Muhammad Fadhil
Januari 15, 2026
in BERITA TERBARU, HUKUM, NEWS
KPK Klaim Kantongi Bukti Aliran Uang ke Ketua PBNU Aizzudin

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. Foto: Beritasatu.com

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan telah mengantongi bukti dugaan aliran uang korupsi dalam kasus pembagian kuota haji tambahan 2023-2024 yang mengarah ke Ketua Bidang Ekonomi PBNU, Aizzudin Abdurrahman.

Dugaan aliran dana tersebut menjadi fokus pendalaman penyidik KPK saat memeriksa Aizzudin di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Selasa (13/1).

“Dalam pemeriksaan itu, penyidik mendalami dugaan adanya aliran uang kepada yang bersangkutan. KPK juga memiliki keterangan maupun bukti lain yang mengonfirmasi dugaan tersebut. Ini masih akan terus didalami,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dilansir dari Beritasatu.com, Kamis (15/1).

BacaJuga

Ketua Komisi VIII DPR Kritik Usulan Ongkos Haji 2027 Rp 107 Juta

Karhutla Mengancam Kalimantan, BNPB Temukan 1.487 Hotspot dari Pantauan Satelit

MA Keluarkan Aturan Baru, Putusan Bebas Tak Boleh Dikasasi

Orang RI Simpan 1.800 Ton Emas di Rumah Senilai Rp 4.460 T

Wapres Gibran ke NTT Ajak Mahasiswa

Pertamina Gandeng Kejagung Kawal Transparansi Pengadaan Impor BBM Hingga LPG

Menurut Budi, dugaan aliran dana kasus kuota haji tambahan itu diduga masuk ke rekening pribadi Aizzudin. Namun demikian, jumlah pasti uang yang mengalir masih dalam penghitungan oleh tim penyidik.

“Masih dihitung,” tegas Budi singkat.

KPK juga akan melakukan pendalaman lanjutan dengan mengonfirmasi temuan tersebut kepada saksi-saksi lain, serta mencocokkannya dengan dokumen dan barang bukti elektronik yang telah disita. “Konfirmasi kepada saksi-saksi lainnya maupun dari dokumen dan bukti elektronik,” tambahnya.

Sebelumnya, Aizzudin Abdurrahman membantah keras menerima aliran dana hasil korupsi pembagian kuota haji tambahan. Hal itu disampaikannya seusai menjalani pemeriksaan di KPK. “Ndak, ndak ada (aliran uang),” katanya singkat kepada awak media.

Aizzudin mengeklaim diperiksa penyidik dalam kapasitasnya sebagai warga negara, bukan sebagai pengurus PBNU. Ia juga menolak membeberkan materi pemeriksaan dan meminta wartawan untuk mengonfirmasi langsung ke pihak KPK.

Aizzudin turut membantah adanya aliran dana kasus kuota haji ke PBNU. Ia berharap perkara ini dapat menjadi momentum introspeksi bersama. “Insyaallah ini menjadi titik muhasabah dan introspeksi untuk semuanya. Ada kepentingan yang lebih besar, yaitu umat, organisasi, bangsa, dan negara,” pungkasnya.

Diketahui, KPK telah menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) dan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembagian kuota haji tambahan 2023-2024 di lingkungan Kementerian Agama.

Keduanya dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi karena diduga merugikan keuangan negara.

Dalam perkara ini, KPK menilai pembagian kuota haji tambahan melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019, yang mengatur porsi 92% untuk haji reguler dan 8% untuk haji khusus. Faktanya, kuota tambahan 2024 sebanyak 20.000 justru dibagi 50:50 antara reguler dan khusus melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 130 Tahun 2024.

KPK juga mendalami dugaan persengkongkolan antara pejabat Kementerian Agama dan agen travel haji. Sekitar 8.400 kuota atau 42% kuota haji reguler diduga dialihkan menjadi kuota haji khusus yang menguntungkan pihak tertentu.

Komentar
Share14Tweet9SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

KPK Ungkap Dugaan Uang Pengkondisian Pansus Haji, DPR Klaim Tak Tahu

Ketua Komisi VIII DPR Kritik Usulan Ongkos Haji 2027 Rp 107 Juta

ASPEK.ID, JAKARTA - Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menilai usulan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) yang mengajukan Biaya...

Rumah Mewah Silmy Karim Digeledah KPK, Puluhan Brimob Turun Mengawal

KPK Sita Aset Rp150 M di Kasus Imigrasi Silmy Karim, Ada Tanah hingga Kendaraan

ASPEK.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap telah menyita aset senilai sekitar Rp150 miliar dalam penyidikan kasus dugaan pemerasan...

32 Kloter Penerbangan Garuda Saat Pemulangan Jemaah Haji Delay, Paling Parah 12 Jam

Arab Blokir Uang Muka Haji Rp 66,6 Miliar, RI Kirim Nota keberatan

  ASPEK.ID, JAKARTA - Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan pemerintah Indonesia telah mengirim nota diplomatik keberatan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In