• Latest
  • Trending

Kualitas BBM Out of Date, Jakarta Dikepung Polusi

Kolonel Inf Ali Imran Naik Pangkat Jadi Brigjen, Diangkat Jadi Danrindam Iskandar Muda

Kolonel Inf Ali Imran Naik Pangkat Jadi Brigjen, Diangkat Jadi Danrindam Iskandar Muda

BPR Koperindo Ditutup, LPS Proses Klaim Simpanan Nasabah Hingga 90 Hari

BPR Koperindo Ditutup, LPS Proses Klaim Simpanan Nasabah Hingga 90 Hari

Purbaya Ragu Anggaran MBG Rp 335 T Terserap Penuh, Efisiensi Jadi Opsi

Purbaya Bakal Evaluasi APBN Imbas Harga Minyak Meroket

Kompol Yogi Divonis 14 Tahun Penjara dalam Kasus Pembunuhan Brigadir Nurhadi

Kompol Yogi Divonis 14 Tahun Penjara dalam Kasus Pembunuhan Brigadir Nurhadi

Kejagung Telusuri Aset Eks Stafsus Nadiem Meski Masih Buron

Kejagung Geledah Rumah Anggota Ombudsman Terkait Perintangan Kasus

Kisah Ahmed, Mahasiswa asal Palestina yang Terpikat Hangatnya Aceh

Kisah Ahmed, Mahasiswa asal Palestina yang Terpikat Hangatnya Aceh

Jelang Mudik Lebaran, KPPU Minta Maskapai Tidak Naikkan Tarif Berlebihan

Jelang Mudik Lebaran, KPPU Minta Maskapai Tidak Naikkan Tarif Berlebihan

DPR Sahkan Kepengurusan Ombudsman 2026-2031, Hery Susanto Jadi Ketua

Digeledah Kejagung, Kantor Ombudsman Dijaga Ketat

Kasus Jalur Impor Ilegal, Pejabat DJBC Resmi Ditahan KPK

Nasib Status Tersangka Yaqut Ditentukan Pekan Ini, KPK Minta Doa Masyarakat

Gandeng Danantara, Surabaya akan Bangun PSEL Kedua Berkapasitas 1.000 Ton

Gandeng Danantara, Surabaya akan Bangun PSEL Kedua Berkapasitas 1.000 Ton

Kasus Depresi Tentara Israel Naik 40%, Banyak yang Coba Bunuh Diri

Israel Kirim 15 Helikopter Invasi Lebanon, Hizbullah Siap Bertempur

Perasaan Saddil Ramdani Jadi Supersub Persib Bandung

Hadapi Persik Kediri di GBLA, Persib Bidik Tiga Poin untuk Jaga Puncak Klasemen

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Maret 10, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Kualitas BBM Out of Date, Jakarta Dikepung Polusi

by REDAKSI
Agustus 18, 2019
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, TERPOPULER

Foto: Republika

ASPEK.ID, JAKARTA – Direktur Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB), Ahmad Safrudin atau akrab disapa Puput di kantornya, Sarinah, Jakarta Pusat mengatakan spesifikasi atau kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia khususnya untuk kendaraan bermotor sudah tertinggal dari negara lain.

Menurutnya, gubernur memiliki kewenangan untuk melindungi warganya dari pencemaran udara.

“Saat ini kondisi pencemaran udara sangat kritis, jadi itu bisa menjadi justifikasi kuat bagi gubernur untuk mencari cara agar kualitas udara di Jakarta meningkat, salah satunya melarang peredaran BBM yang tidak ramah lingkungan,” katanya seperti dilansir dari Detik.com.

BacaJuga

Kolonel Inf Ali Imran Naik Pangkat Jadi Brigjen, Diangkat Jadi Danrindam Iskandar Muda

BPR Koperindo Ditutup, LPS Proses Klaim Simpanan Nasabah Hingga 90 Hari

Purbaya Bakal Evaluasi APBN Imbas Harga Minyak Meroket

Kompol Yogi Divonis 14 Tahun Penjara dalam Kasus Pembunuhan Brigadir Nurhadi

Kejagung Geledah Rumah Anggota Ombudsman Terkait Perintangan Kasus

Kisah Ahmed, Mahasiswa asal Palestina yang Terpikat Hangatnya Aceh

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia menyebut spesifikasi BBM di Tanah Air sudah ketinggalan dan sudah waktunya direvisi. Hal ini mengingat standar emisi yang diterapkan di Indonesia sudah menyentuh Euro4, apabila dipaksakan maka teknologi tidak akan berjalan baik.

“Spek yang dibuat oleh Dirjen Migas sudah out of date, dibuat pada tahun 2006 dan 2013. Itu yang harus kita revisi menjadi BBM yang setidak-tidaknya sesuai dengan kendaraan berstandar Euro4,” ujar Puput.

Spesifikasi yang dimaksud adalah ambang batas dari BBM di antaranya belerang, polefin, aromatic dan benzen. Pertama adalah kadar belerang.

“Perbandingan bahan bakar dari berbagai negara, Vietnam saja berani menaruh 150 sampai 50, Indonesia masih 500,” ujar Puput.

Selain itu, Puput menyebut Indonesia tidak memiliki batasan terkait penggunaan bahan Benzen. Padahal zat tersebut dinilai cukup berbahaya.

Padahal Benzen sifatnya karsinogenik yang menyebabkan orang terkena penyakit kanker. Indonesia masih 5, di sini bahkan yang untuk RON 88 tidak diatur hanya diminta melaporkan saja, jadi boleh 6, boleh 7, boleh 10 ini berbahaya. Bahkan negara lain Australia, China menekan sampai 0,8 %, India 1%, Eropa 1%, Malaysia agak tinggi menjadi 2,5%,” terang Puput.

Dibandingkan negara lain Indonesia masih menjual BBM dengan RON 88. Puput mengatakan kadar Polefin tersebut masih sekitar 35% berpengaruh terhadap pembakaran pada mesin.

“Ini bisa merusak fuel pump dari kendaraan, ujung-ujungnya bisa menciptakan pembakaran tidak sempurna pada kendaraan. Akhirnya bisa menghasilkan polutan yang tinggi juga. Dari sini juga bisa terlihat Indonesia tertinggal spek bahan bakarnya,” ujar Puput.

Polusi udara di Jakarta saat ini sedang menjadi sorotan. Selain menerapkan ganjil-genap, Pemprov diimbau untuk membatasi penggunaan bahan bakar yang tidak ramah lingkungan.

Komentar
Share12Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Sutiyoso Kenang Ide Monorel Jakarta hingga Dibongkar

Sutiyoso Kenang Ide Monorel Jakarta hingga Dibongkar

Gubernur DKI Jakarta periode 1997-2007 Sutiyoso mengenang kembali awal mula munculnya ide pembangunan monorel Jakarta. Dia merasa lega atas pembongkaran...

Pengusaha Jepang Tinjau Proyek IKN

Jokowi Jelaskan Kapan Ibu Kota Pindah dari Jakarta ke IKN

Jakarta –  Jokowi  akan memantau situasi pembangunan sebelum menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) tentang pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Ibu...

Pengusaha Jepang Tinjau Proyek IKN

Wali Kota Balikpapan: Membangun IKN Lebih Realistis Daripada 40 Kota Setaraf Jakarta

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menegaskan warga Kalimantan mendukung penuh pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari DKI Jakarta ke Kalimantan...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kolonel Inf Ali Imran Naik Pangkat Jadi Brigjen, Diangkat Jadi Danrindam Iskandar Muda

Kolonel Inf Ali Imran Naik Pangkat Jadi Brigjen, Diangkat Jadi Danrindam Iskandar Muda

RUPST Pertamina Tetapkan Dua Komisaris Baru

Ini Komisaris & Direksi Subholding Downstream Pertamina

BPR Koperindo Ditutup, LPS Proses Klaim Simpanan Nasabah Hingga 90 Hari

BPR Koperindo Ditutup, LPS Proses Klaim Simpanan Nasabah Hingga 90 Hari

Danantara Siapkan Rp16 Triliun Bangun Hunian Vertikal di Lahan Hibah Lippo

Danantara Siapkan Rp16 Triliun Bangun Hunian Vertikal di Lahan Hibah Lippo

Kolonel Inf Ali Imran Naik Pangkat Jadi Brigjen, Diangkat Jadi Danrindam Iskandar Muda

Kolonel Inf Ali Imran Naik Pangkat Jadi Brigjen, Diangkat Jadi Danrindam Iskandar Muda

BPR Koperindo Ditutup, LPS Proses Klaim Simpanan Nasabah Hingga 90 Hari

BPR Koperindo Ditutup, LPS Proses Klaim Simpanan Nasabah Hingga 90 Hari

Purbaya Ragu Anggaran MBG Rp 335 T Terserap Penuh, Efisiensi Jadi Opsi

Purbaya Bakal Evaluasi APBN Imbas Harga Minyak Meroket

Kompol Yogi Divonis 14 Tahun Penjara dalam Kasus Pembunuhan Brigadir Nurhadi

Kompol Yogi Divonis 14 Tahun Penjara dalam Kasus Pembunuhan Brigadir Nurhadi

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In