• Latest
  • Trending
Cara Efektif Cegah Covid-19: Pemeriksaan, Pelacakan, Karantina & Isolasi

LIPI: Varian Delta Mendominasi Pandemi

Kejagung Jemput Paksa Kajari Sampang

Kejagung Selidiki 28 Perusahaan Perusak Hutan Sumatera

Daily Economic Review: Profitabilitas Bank-Bank Besar Dianggap Masih Cukup Baik

BI Sebut Ekonomi Aceh 2025 Tetap Tumbuh Meski Dilanda Bencana

Eddy Hiariej Siap Dampingi Yasonna Laoly Tangani Permasalahan di Kemenkumham

Wamenkum Minta DPR Segera Bahas RUU Tata Cara Pelaksanaan Pidana Mati

Sritex Akui Tak Terdampak Langsung Virus Corona

BUMN Tekstil Bisa Jadi Tulang Punggung Baru Industri Nasional

Tim SAR Serahkan Bagian Tubuh dan Barang Korban ATR ke RS Bhayangkara

Tim SAR Serahkan Bagian Tubuh dan Barang Korban ATR ke RS Bhayangkara

Yusril: RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Januari 2026

Yusril: RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Januari 2026

OJK Minta Industri Jasa Keuangan Sesuaikan Operasional

OJK Selidiki Dugaan Penipuan Kripto Libatkan Influencer, Potensi Kerugian Tembus Rp 200 Miliar

Tim SAR Temukan Korban Ketiga Pesawat ATR 42-500, Kondisi tak Utuh

Tim SAR Temukan Korban Ketiga Pesawat ATR 42-500, Kondisi tak Utuh

Kejagung Jemput Paksa Kajari Sampang

Kejagung Jemput Paksa Kajari Sampang

DPR Soroti Sulitnya Pecat Pegawai Pajak

DPR Soroti Sulitnya Pecat Pegawai Pajak

ATR/BPN Cabut HGU di Lahan TNI AU

ATR/BPN Cabut HGU di Lahan TNI AU

ESDM Pasang Target Lifting Minyak 610 Ribu Barel di 2026

ESDM Pasang Target Lifting Minyak 610 Ribu Barel di 2026

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Kamis, Januari 22, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

LIPI: Varian Delta Mendominasi Pandemi

by Zamzami Ali
Juli 31, 2021
in BERITA UTAMA, NEWS
Cara Efektif Cegah Covid-19: Pemeriksaan, Pelacakan, Karantina & Isolasi

Pemakaman korban Covid-19 di Lhokseumawe, Aceh, Selasa (18/5/2021). [Foto: Azwar Ipank/Aspek.id]

ASPEK.ID, JAKARTA – Laju penyebaran COVID-19 di tanah air dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan kenaikan signifikan, kendati angka kesembuhan juga makin tinggi.

Ketua Tim Pengurutan Genom Menyeluruh (Whole Genom Sequencing/WGS) SARS COV-2 Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Sugiyono Saputra mengatakan, lonjakan kasus Covid 19 di Indonesia kemungkinan besar disebabkan oleh varian Delta yang diketahui pertama kali ditemukan di India.

Varian Delta juga menyebar pesat di 100 negara dunia dan menjadi varian dominan saat ini. Inggris pada pekan terakhir Juni mencatat hampir 40 ribu kasus varian Delta dan Amerika Serikat dengan kenaikan kasus mencapai 70 persen.

BacaJuga

BI Sebut Ekonomi Aceh 2025 Tetap Tumbuh Meski Dilanda Bencana

Wamenkum Minta DPR Segera Bahas RUU Tata Cara Pelaksanaan Pidana Mati

BUMN Tekstil Bisa Jadi Tulang Punggung Baru Industri Nasional

Tim SAR Serahkan Bagian Tubuh dan Barang Korban ATR ke RS Bhayangkara

Yusril: RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Januari 2026

OJK Selidiki Dugaan Penipuan Kripto Libatkan Influencer, Potensi Kerugian Tembus Rp 200 Miliar

Advertisement. Scroll to continue reading.

Peneliti dari Pusat Penelitian Biologi LIPI ini dalam keterangan persnya, Sabtu (17/7/2021), menyatakan jika dilihat dari data genom SARS COV-2 yang berhasil diurutkan (sequencing) dan diidentifikasi selama tiga minggu terakhir, lebih dari 95 persen merupakan varian Delta.

Sisanya adalah varian Alfa serta varian lokal Indonesia. Ini merupakan hasil sajian data dari lembaga kesehatan nirlaba asal Jerman, GISAID.

“Dari penelitian yang kami lakukan di laboratorium Bio Safety Level (BSL) 3 LIPI, dengan melakukan pengambilan sampel selama 8 hari terhitung dari 10-18 juni 2021, ditemukan hampir 100 persen adalah varian Delta,” kata doktor bidang kedokteran hewan dari Adelaide University ini.

Menurutnya faktor utama yang menyebabkan varian delta begitu berbahaya dan penyebarannya sangat masif adalah karena karakteristiknya. Varian bernama ilmiah B.1.617.2 ini memiliki tingkat penularan yang sangat tinggi dibanding varian lain.

“Material genetik yang ditemukan di varian Delta punya karakter yang bisa menurunkan efektivitas dari vaksinasi dan terapi obat yang saat ini dilakukan,” kata Sugiyono.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Inggris, katanya, varian Delta ini sangat berkorelasi dengan peningkatan jumlah pasien Covid-19 dirawat di rumah sakit.

“Artinya, varian ini punya efek terhadap keparahan kondisi pasien Covid-19,” jelasnya.

Varian Delta bukan satu-satunya jenis virus corona yang melanda Indonesia saat ini. Karena dari hasil riset tim WSG SARS COV-2 LIPI, ditemukan pula varian baru lokal yaitu B.1.466. “Sebelum varian Delta masuk, sudah ada varian baru asal Indonesia mendominasi kasus Covid-19 di tanah air,” kata Sugiyono.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) sempat mengingatkan Indonesia agar varian lokal terus dimonitor, karena secara genetik varian ini mampu meningkatkan transmisi atau penularan di masyarakat. Selain itu varian ini juga dapat menyebabkan penurunan efektivitas vaksin dan terapi obat.

Sugiyono juga menjelaskan, sampai saat ini, belum ada bukti ilmiah atau efek secara epidemiologi yang menunjukkan secara langsung efek dari mutasi varian B.1.466. Varian lokal saat ini kasusnya tidak banyak dan sampai saat ini varian Delta justru lebih berbahaya.

“Sejak penelitian Covid-19 dilakukan di Indonesia selama lebih dari 1 tahun terakhir, telah ditemukan lebih dari 10 varian Covid-19. Namun varian yang menjadi perhatian adalah Delta, Alfa, dan varian of interest yaitu Gamma,” katanya.

Varian Alfa diketahui berasal dari Inggris dengan nama ilmiahnya B.1.1.7 dan varian Beta dari Afrika Selatan dengan kode B.1.351 dan Brasil menjadi asal dari mutasi varian Gamma berkode P.1.

Tim LIPI serta sesuai data dari GISAID belum menemukan adanya kasus masyarakat terkonfirmasi positif varian Gamma dan Lamda di Indonesia, kendati dunia saat ini telah dihebohkan oleh varian baru itu.

Komentar
Share11Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Puncak Gelombang Omicron Bisa 3 Kali Lipat dari Delta

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan puncak gelombang Omicron di Indonesia, yang diperkirakan terjadi di akhir Februari 2022, akan...

Covid corona

Kasus Omicron Meningkat, Pemerintah Harus Berkaca pada Penanganan Delta

Pemerintah memprediksi puncak gelombang kasus virus Covid-19 varian Omicron terjadi pada awal Februari mendatang. Berkaca dari negara lain, lonjakan kasus...

Tahun 2021 Masa Suram Pembangunan Riset Nasional

Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menilai sejak tahun 2019 hingga 2021, pembangunan riset dan teknologi nasional menjadi semakin suram,...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Jakarta Banjir, Sejumlah Rute Bus Transjakarta Tak Beroperasi

Transjakarta Uji Coba Bus Listrik Rute Blok M-Balai Kota, Gratis Hingga 3 Bulan

Kejagung Telusuri Aliran Dana Kasus POME, Dua Money Changer Digeledah

Kejagung Telusuri Aliran Dana Kasus POME, Dua Money Changer Digeledah

Tim SAR Temukan Korban Ketiga Pesawat ATR 42-500, Kondisi tak Utuh

Tim SAR Temukan Korban Ketiga Pesawat ATR 42-500, Kondisi tak Utuh

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Danantara Targetkan Aset Tembus Tiga Kali Lipat pada 2030, Konsolidasi BUMN Jadi Kunci

Kejagung Jemput Paksa Kajari Sampang

Kejagung Selidiki 28 Perusahaan Perusak Hutan Sumatera

Daily Economic Review: Profitabilitas Bank-Bank Besar Dianggap Masih Cukup Baik

BI Sebut Ekonomi Aceh 2025 Tetap Tumbuh Meski Dilanda Bencana

Eddy Hiariej Siap Dampingi Yasonna Laoly Tangani Permasalahan di Kemenkumham

Wamenkum Minta DPR Segera Bahas RUU Tata Cara Pelaksanaan Pidana Mati

Sritex Akui Tak Terdampak Langsung Virus Corona

BUMN Tekstil Bisa Jadi Tulang Punggung Baru Industri Nasional

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In