ASPEK.ID, JAKARTA – Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) berencana untuk terlibat dalam pembebasan lahan untuk 34 proyek jalan tol dan 9 bendungan.
Seluruh proyek tersebut, termasuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) pada tahun 2021 mendatang.
Dirincikan, proyek jalan tol tersebut antara lain mencakup 15 ruas di Sumatera, 8 ruas di wilayah Jabodetabek, 1 ruas di Kalimantan, 1 ruas di Sulawesi dan 9 ruas di Jawa.
“Ini masih definitif, peruntukkan di 2021 terbagi untuk 34 ruas jalan tol dan sembilan bendungan,” kata Direktur Utama LMAN Basuki Purwadi saat melakukan media visit ke ANTARA di Jakarta, Rabu (16/9).
Sedangkan proyek infrastruktur sumber daya air antara lain, 3 bendungan di Nusa Tenggara, 2 bendungan di Sulawesi, 1 bendungan di Kalimantan, 1 bendungan di Bali dan 2 bendungan di Jawa Tengah.
“Untuk proyek bendungan ini, seluruhnya proyek baru,” ujarnya.
Untuk pembebasan lahan berbagai proyek ini, LMAN mendapatkan pagu pembiayaan indikatif sebesar Rp11,1 triliun dalam RAPBN 2021 yang masih harus melalui tahapan pembahasan antara pemerintah dengan DPR.
Sejak 2016, LMAN telah berpartisipasi dalam proses pembebasan lahan untuk PSN di seluruh Indonesia antara lain 40 ruas jalan tol, 25 bendungan, 7 jalur Kereta Api dan 4 saluran irigasi.
Sebagian besar pembiayaan yang jumlahnya mencapai Rp57 triliun tersebut dimanfaatkan untuk pengadaan tanah di jalur Jalan Tol Trans Jawa serta Trans Sumatera.
![[Foto] Melihat Tol Terpanjang RI dari Udara](https://aspek.id/wp-content/uploads/2019/11/JTTS-4-Hutama-Karya-360x180.jpeg)












![[Foto] Melihat Tol Terpanjang RI dari Udara](https://aspek.id/wp-content/uploads/2019/11/JTTS-4-Hutama-Karya-750x375.jpeg)










