• Latest
  • Trending
Tata Cara Resmi Pengurusan Jenazah Pasien Corona

Menko Luhut: Kasus Kematian Covid Bakal Naik 10 Hari ke Depan

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

Prabowo: Pimpinan Danantara Pantas Dapat Bintang Tanda Kehormatan, BUMN Rugi Jadi Untung

Juli 2023 Kereta Cepat Jakarta Bandung Beroperasi

Purbaya: Kemenkeu Kelola Whoosh Mulai September

Mantan Kepala BIN yang Juga Komut PT Japfa Wafat

Mantan Kepala BIN yang Juga Komut PT Japfa Wafat

Alasan Investor Global Lirik RI

Era AI Ubah Dunia Kerja, Sarjana Harus ada 3 Kapasitas

Kebakaran Hutan 2019 Bikin Indonesia Rugi Rp 72 Triliun

Karhutla Kepung Wilayah Penyangga IKN, 470 Kejadian Terjadi di Kaltim

3 Anggota DPRD TTU Jadi Tersangka Kasus Intimidasi dr Icha

3 Anggota DPRD TTU Jadi Tersangka Kasus Intimidasi dr Icha

Erick Minta PLTS Terapung Cirata Ditiru di Seluruh Sungai Indonesia

Prabowo Luncurkan PLTS 100 GWp di Bali

Pembangunan PLTS 100 GWp di Bali Dimulai, Target Hemat Rp 73,9 T/Tahun

Pembangunan PLTS 100 GWp di Bali Dimulai, Target Hemat Rp 73,9 T/Tahun

Anwar Ibrahim Ungkap Kesepakatan Strategis dengan Prabowo soal Krisis Timur Tengah

PM Malaysia Anwar Ibrahim Surati Prabowo soal Investasi Felda

3 Investasi Ala Nabi Muhammad SAW yang Bisa Jadi Inspirasi Mengelola Harta

3 Investasi Ala Nabi Muhammad SAW yang Bisa Jadi Inspirasi Mengelola Harta

Harga Emas Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

Emas Antam Cetak Rekor Baru, Harga Hari Ini Naik Jadi Rp 2,768 Juta per Gram

STY Ungkap Tantangan Persija Usai Libur Panjang Jelang Piala Presiden

STY Sebut Level Permainan Persija Sudah Mencapai 70-80 Persen

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Agustus 25, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Menko Luhut: Kasus Kematian Covid Bakal Naik 10 Hari ke Depan

by Aspek
Agustus 24, 2021
in NEWS
Tata Cara Resmi Pengurusan Jenazah Pasien Corona

Ilustrasi pemakaman salah satu jenazah pasien korban virus Corona di Bekasi, Jawa Barat. [Foto: Istimewa/FB Bismo Agung]

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan dalam 10 hari ke depan kasus kematian karena Covid-19 akan naik.

 “Nah, saya hanya sekadar mengingatkan dalam beberapa hari ke depan akan kembali terjadi kenaikan tren kasus konfirmasi dan juga kasus kematian akibat tabungan kasus konfirmasi dan kematian yang akan dikeluarkan oleh berapa kabupaten dan kota. Ada mungkin beberapa ratus atau mungkin ribu data yang secara bertahap akan dikeluarkan dalam 10 hari kedepan ini,” kata Luhut dalam konferensi pers secara virtual, Senin (23/8/2021).

Luhut menjelaskan, kenaikan angka tersebut adalah dari tabungan data-data daerah yang belum terlaporkan.

BacaJuga

Prabowo: Pimpinan Danantara Pantas Dapat Bintang Tanda Kehormatan, BUMN Rugi Jadi Untung

Purbaya: Kemenkeu Kelola Whoosh Mulai September

Mantan Kepala BIN yang Juga Komut PT Japfa Wafat

Era AI Ubah Dunia Kerja, Sarjana Harus ada 3 Kapasitas

Karhutla Kepung Wilayah Penyangga IKN, 470 Kejadian Terjadi di Kaltim

3 Anggota DPRD TTU Jadi Tersangka Kasus Intimidasi dr Icha

“Hal ini terjadi karena perbaikan data kematian di beberapa wilayah yang sudah lebih baik dan telah kasus-kasus kematian sebelumnya tidak terlaporkan sudah banyak dilaporkan,” jelasnya.

Luhut menuturkan saat ini pemerintah telah memasukkan indikator kematian sebagai level asesmen yang ditetapkan oleh WHO.

“Dalam evaluasi level 4 di atas, pemerintah kembali memasukkan data indikator kematian sebagai penilaian asesmen level sesuai acuan yang ditetapkan oleh WHO,”  jelasnya.

“Jadi kalau waktu dua minggu yang lalu, kami mengambil itu karena kami mencoba membereskan datanya. Dan saya kira sekarang kerja keras dari Kementerian Kesehatan harus kita apresiasi data itu sudah makin baik. Walaupun masih juga ada beberapa daerah yang data-datanya masih membutuhkan mungkin 1, 2 minggu kedepan untuk lebih baik,” tambahnya.

“Begitulah saya sebagai gambaran betapa susahnya kita mengatur ini. Dan bagaimana tadi juga di teman-teman di pemerintahan daerah,” tukasnya.

Komentar
Share13Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Food Estate Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Luhut: Saya Bukan Menteri Segala Urusan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mendapat tugas baru dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membereskan masalah...

SoftBank Mundur dari IKN, Luhut Cari Pengganti

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhur Binsar Pandjaitan memastikan, CEO SoftBank , Masayoshi Son telah dinyatakan mundur dari Dewan...

Luhut Pantau Mobilisasi Warga Lewat Facebook, Google Traffic, dan NASA

Luhut ke Arab Cari Uang Bangun Ibu Kota

Menteri Koordinator Maritim dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan akan ke Arab Saudi pada Maret guna membahas berbagai peluang kerja...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In