ASPEK.ID, JAKARTA – Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan vaksinasi Covid-19 mandiri dilakukan setelah ada lampu hijau dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN).
Vaksinasi mandiri masih menunggu vaksinasi terhadap tenaga kesehatan (nakes), nakes lanjut usia, dan tenaga publik selesai. Saat ini pihaknya masih membahas dengan sejumlah pihak terkait.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat kalau kita bisa mendapatkan persetujuan dari KPC PEN, kita bisa kemudian meluncurkan program ini (vaksinasi mandiri),” kata Budi dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube KPK RI, Kamis (11/2/2021)
Budi menyatakan belum bisa menyampaikan rencana harga per dosis vaksin hingga merek apa saja yang bakal digunakan dalam skema vaksinasi mandiri.
Pihaknya saat ini masih fokus melakukan vaksinasi kepada nakes hingga pekerja publik di kementerian/lembaga (K/L), termasuk KPK.
Sebelumnya, Kadin telah membuka program vaksinasi Covid-19 jalur mandiri. Program tersebut diperkirakan bisa menjangkau minimal 20 juta pekerja di sektor formal.
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani mengatakan pendaftaran bagi perusahaan yang berminat mengikuti program tersebut dibuka hingga 17 Februari.
Saat ini, Kadin tengah menyusun regulasi program vaksinasi mandiri, serta pelaksanaan teknisnya. Targetnya, Kadin dapat merampungkan aturan tersebut pada pekan ketiga Februari ini.






















