ASPEK.ID, KALSEL – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Alternatif Batulicin-Banjarbaru, Desa Gunung Raya, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Sabtu (1/8/2026) siang. Sebuah mobil tangki minyak bertabrakan dengan mobil pikap yang mengangkut mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN), mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 12.00 Wita. Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula saat mobil tangki yang dikemudikan MI melaju dari arah Banjarbaru menuju Batulicin. Di tengah perjalanan, kendaraan tersebut diduga hilang kendali hingga menghantam mobil pikap yang membawa rombongan mahasiswa.
Kapolsek Mantewe AKP Kusnin membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan total terdapat delapan korban dalam kecelakaan itu.
“Benar ada tujuh orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di jalan bypass Desa Gunung Raya Mantewe,” ujar Kusnin, Sabtu (1/8/2026) sore.
Korban meninggal terdiri atas sopir mobil tangki berinisial MI, mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat berinisial MR (20) dan ACG (21), mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan berinisial NIJ (22), NAS (21), dan VAS (22), serta seorang anggota Karang Taruna berinisial TMA (21).
Sementara itu, satu korban selamat merupakan mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat berinisial MFH. Korban mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke Rumah Sakit Marina, Kabupaten Tanah Bumbu, untuk mendapatkan perawatan.
“Total ada delapan korban, tujuh meninggal termasuk sopir truk, dan satu selamat dari mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat inisial MFH,” lanjut Kusnin.
Dari informasi yang dihimpun, rombongan mahasiswa saat itu sedang menuju objek wisata Sungai Alut di Desa Gunung Raya, Kecamatan Mantewe. Mereka menggunakan mobil pikap milik Desa Irigasi Batulicin untuk perjalanan tersebut.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan yang merenggut tujuh nyawa tersebut. []
















