ASPEK.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka layanan kunjungan khusus bagi para tahanannya dalam rangka Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Sebanyak 81 tahanan kasus dugaan korupsi diberikan kesempatan untuk bertemu langsung dengan keluarga dan kerabat.
Kunjungan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 21 Maret 2026, mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB.
“KPK memberi kesempatan kepada para tahanan untuk bertemu dan bertatap muka secara langsung dengan keluarga dan kerabatnya pada pukul 10.00-13.00 WIB,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada para jurnalis di Jakarta, Jumat (20/3).
Menurut Budi, kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga antirasuah dalam tetap menghormati hak asasi manusia (HAM), meskipun para tahanan sedang menjalani proses hukum.
Ia menegaskan bahwa momen Lebaran memiliki makna yang lebih dari sekadar pertemuan biasa. Kehadiran keluarga dinilai penting untuk memberikan dukungan emosional sekaligus memperkuat nilai spiritual bagi para tahanan.
“Kehadiran keluarga diharapkan dapat memberikan dukungan moral dan emosional sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan yang menjadi bagian penting dalam proses refleksi diri para tahanan,” katanya.
KPK memastikan seluruh rangkaian kunjungan akan dilaksanakan dengan pengawasan ketat dan mengikuti prosedur yang berlaku di rumah tahanan, guna menjaga keamanan dan ketertiban.
“Dengan demikian, KPK menegaskan, proses penegakan hukum yang dijalankan tidak mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan, tetapi berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap hak dasar setiap individu,” ujarnya.
Saat ini, total terdapat 81 tahanan yang berada di bawah kewenangan KPK. Rinciannya, 41 orang ditahan di Rumah Tahanan Negara KPK Cabang Gedung Merah Putih, sementara 40 lainnya berada di Rutan KPK Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi.
Dari keseluruhan jumlah tersebut, sebanyak 67 tahanan beragama Islam yang akan merayakan Idulfitri tahun ini.
Melalui kebijakan ini, KPK berharap para tahanan tetap dapat merasakan suasana Lebaran bersama keluarga, meskipun dalam keterbatasan ruang dan waktu. []
























