ASPEK.ID, JAKARTA – Panitia Seleksi (Pansel) calon pengganti Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan resmi mengumumkan 20 peserta yang dinyatakan lolos tahap seleksi administratif, termasuk penilaian makalah.
Pengumuman tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor PENG-2/PANSEL-DKOJK/2026. Dua puluh nama yang lolos selanjutnya akan melanjutkan proses ke tahapan seleksi berikutnya.
Ketua Pansel ADK OJK yang juga Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa keputusan yang telah ditetapkan bersifat final.
“Keputusan pansel bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat,” kata Purbaya, Rabu (4/3).
Tahapan berikutnya meliputi masukan masyarakat, penelusuran rekam jejak, asesmen, pemeriksaan kesehatan, hingga wawancara akhir. Masyarakat diberi ruang untuk menyampaikan aspirasi dan masukan terkait integritas serta rekam jejak para calon melalui laman resmi seleksi-dkojk.kemenkeu.go.id pada menu Aspirasi.
Masa penyampaian masukan dibuka hingga 26 Maret 2026. Pansel memastikan identitas dan informasi dari masyarakat akan dijaga kerahasiaannya.
Selain itu, para peserta diwajibkan mengikuti pengarahan persiapan asesmen dan pemeriksaan kesehatan secara daring pada 6 Maret 2026 pukul 08.30 WIB.
Pemeriksaan kesehatan dijadwalkan berlangsung pada 9 Maret 2026 pukul 06.45 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta.
Adapun asesmen daring harus dirampungkan paling lambat 8 Maret 2026. Sementara asesmen luring akan dilaksanakan pada 10–11 Maret 2026 sesuai jadwal masing-masing peserta. Tahap wawancara dijadwalkan pada 25–26 Maret 2026.
“Calon pengganti ADK OJK yang tidak mengikuti asesmen, pemeriksaan kesehatan, dan/atau wawancara dinyatakan gugur dalam proses seleksi,” kata Purbaya.
Hasil akhir seleksi nantinya akan diumumkan melalui laman resmi Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia.
Berikut 20 nama peserta yang lolos seleksi administratif:
- Direktur Pengembangan Perbankan Pasar Keuangan dan Pembiayaan Lainnya, Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kementerian Keuangan, Adi Budiarso
- Komisaris Independen PT Danantara Asset Management Agus Sugiarto
- Direktur Eksekutif/Kepala Departemen Surveilans Sistem Pembayaran dan Pelindungan Konsumen, Bank Indonesia Anton Daryono
- Direktur Eksekutif Hukum, Lembaga Penjamin Simpanan Ary Zulfikar
- Deputi Komisioner Hubungan Internasional, APU-PPT dan Daerah, Otoritas Jasa Keuangan Bambang Mukti Riyadi
- Direktur Kerjasama Multilateral dan Keuangan Berkelanjutan, Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kementerian Keuangan Boby Wahyu Hernawan
- Senior Executive Vice President, Lembaga Penjamin Simpanan Danu Febrianto
- Deputi Komisioner Perencanaan Strategis, Keuangan, Sekretariat Dewan Komisioner dan Logistik Otoritas Jasa Keuangan Darmansyah
- Komisaris Utama BPRS HIK Parahyangan Dhani Gunawan Idat
- Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Dicky Kartikoyono
- Direktur Eksekutif Surveilans, Pemeriksaan dan Statistik Lembaga Penjamin Simpanan Dwityapoetra Soeyasa Besar
- Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen, Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi
- Kepala Eksekutif Pengawas ITSK, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto, Otoritas Jasa Keuangan Hasan Fawzi
- Anggota Badan Supervisi Otoritas Jasa Keuangan Hernawan Bekti Sasongko
- Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jawa Tengah Hidayat Prabowo
- Wakil Ketua, Badan Supervisi Bank Indonesia Iskandar Simorangkir
- Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan 2015-2025 Otoritas Jasa Keuangan (Purnabakti) Lasmaida Gultom
- Komisaris Utama PT RJL Maritime Logistics Orias Petrus Moedak
- Komisaris Utama Danantara Investment Management Pahala Nugraha
- Deputi Komisioner Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan dan Pelindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan Rizal Ramadhani























