ASPEK.ID, JAKARTA – Dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional Tahun 2026, PT Pelindo Marine Service (Pelindo Marine) menggelar pelatihan penanganan kebakaran bertajuk “Kenjeran Wani Geni”. Kegiatan ini melibatkan warga RW 09 Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya, serta Kader Surabaya Hebat (KSH), Rabu (4/2).
Tak hanya memberikan edukasi, Pelindo Marine juga menyerahkan bantuan fasilitas keselamatan berupa lima unit Alat Pemadam Api Ringan (APAR) lengkap dengan boks penyimpanannya. APAR tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik strategis di lingkungan permukiman warga sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko kebakaran.
Senior Manajer Sistem Manajemen & Teknologi Informasi Pelindo Marine, Dian Irawati, yang hadir langsung menyerahkan bantuan, menjelaskan filosofi di balik tema Kenjeran Wani Geni.
“Warga Surabaya dikenal berani dan tangguh, namun keberanian tersebut harus dibarengi dengan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bahaya kebakaran. Sebisa mungkin kita mencegah agar api tidak meluas. Kemampuan pencegahan dan penanganan awal sangat penting, bukan hanya saat kebakaran terjadi, tetapi justru sebelum itu terjadi,” tegas Dian Irawati.
Antusiasme warga terlihat saat mereka terlibat langsung dalam simulasi pemadaman api, baik menggunakan metode tradisional karung goni basah maupun APAR. Pelatihan ini dipandu oleh Petugas Pemadam Api Pelindo Sub Regional Jawa, Mohammad Risqi Haji Ega Firnanda, yang menekankan pentingnya kesiapan mental dalam situasi darurat.
“Selain penguasaan terhadap alat, kunci utama dalam memadamkan api adalah ketenangan, maka dari itu praktik langsung seperti ini sangat penting untuk membangun kesiapsiagaan warga secara mental dan teknis,” jelas Ega di sela-sela simulasi.
Ketua RW 09 Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Yoyok Soehendro, mengapresiasi langkah Pelindo Marine dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko kebakaran. Menurutnya, kolaborasi seperti ini sangat dibutuhkan, mengingat kepadatan penduduk di wilayah Kenjeran.
“Kami sangat mengapresiasi Pelindo Marine. Pelatihan ini sangat penting, terlebih dengan melibatkan Kader Surabaya Hebat (KSH). Wilayah Kenjeran memiliki tingkat kepadatan yang tinggi, sehingga potensi kebakaran perlu dimitigasi sejak dini melalui kolaborasi seperti ini,” ujarnya.
Kegiatan ini sejalan dengan tema besar Bulan K3 Nasional Tahun 2026 dan menjadi bagian dari upaya sinergi menciptakan kondusivitas lingkungan pelabuhan. Pelindo Marine menegaskan bahwa keamanan dan keselamatan operasional pelabuhan tidak terlepas dari peran aktif masyarakat di sekitarnya.
Melalui kolaborasi pencegahan kebakaran yang berkelanjutan, perusahaan berharap dapat mewujudkan lingkungan yang aman, kondusif, dan siaga bencana di sekitar wilayah operasional pelabuhan. []
























