• Latest
  • Trending

Pemerintah Masih Kaji Jasa Raharja Jadi Induk Holding Asuransi

Gempa M7,7 Guncang NTT, Dua Warg Meninggal Dunia di Sikka

Gibran Berduka Cita ke Warga NTT, Pastikan Penanganan Korban Gempa Maksimal

Danantara Dipacu Jadi Penggerak Utama Ekonomi Nasional Era Prabowo

Danantara Bakal Tutup 874 BUMN Hingga Akhir 2026

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Potensi Tsunami di NTT Berakhir Bukan Dicabut, BMKG Minta Warga Waspadai Gempa Susulan

Gempa M7,7 Guncang NTT, Dua Warg Meninggal Dunia di Sikka

Gempa 7,7 NTT Karena Sesar Naik Busur Belakang Flores

Gempa M7,7 Guncang NTT, Dua Warg Meninggal Dunia di Sikka

Gempa M7,7 Guncang NTT, Dua Warg Meninggal Dunia di Sikka

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Gempa NTT M7,7: Hotel di Labuan Bajo Rusak

Pelindo: Investor Dubai Operasikan Belawan

Danantara Pantau 6.500 Transaksi Ekspor Senilai Rp249 T

Cerita ASN Setahun Tinggal di IKN, Punya Lebih Banyak Waktu untuk Keluarga dan Olahraga

Bandara Nusantara IKN Bakal Jadi Embarkasi Haji

Danantara Nilai Reformasi OJK Kunci Kredibilitas Pasar Modal

Investor Asia Respons Positif terhadap Pusat Finansial Internasional Indonesia

Sekjen DPR Indra Iskandar Menang Praperadilan, Status Tersangka Gugur

Gaji Hakim Indonesia Tertinggi di ASEAN

Bupati Ponorogo Sugiri Divonis 6,5 Tahun, Wajib Bayar Rp6,7 M

Bupati Ponorogo Sugiri Divonis 6,5 Tahun, Wajib Bayar Rp6,7 M

China No 2 Terbanyak Miliarder Selama Pandemi Covid

9 Poin Pidato Prabowo di DPR

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Agustus 15, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Pemerintah Masih Kaji Jasa Raharja Jadi Induk Holding Asuransi

by sm4il
Agustus 16, 2019
in BUMN

ASPEK.ID, JAKARTA – Kementerian Keuangan menilai rencana penunjukan Jasa Raharja sebagai induk holding asuransi BUMN masih perlu dikaji.

Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata menjelaskan Jasa Raharja yang selama ini fokus menggarap asuransi wajib perlu dilihat lebih lanjut kesanggupannya untuk bisa menangani berbagai produk asuransi lainnya.

“Bayangkan Jasa Raharja yang biasanya mengurusi asuransi wajib, sekarang urus aspek-aspek anak perusahaan, tentang korporasi. Ini memerlukan pemikiran yang mendalam. Apakah ini cocok?” kata Isa dalam diskusi di Ditjen Kekayaan Negara, Jakarta Pusat, Rabu (14/8) kemarin.

BacaJuga

Danantara Bakal Tutup 874 BUMN Hingga Akhir 2026

Danantara Pantau 6.500 Transaksi Ekspor Senilai Rp249 T

DPR Apresiasi Kinerja Danantara

Prabowo Dorong Swasta Kelola Aset BUMN yang Tak Produktif

Garuda Indonesia Sukses Reaktivasi 104 Pesawat, 2027 Bisa Laba

Peneliti Apresiasi Danantara Sukses Restrukturisasi Krakatau Steel dan Kimia Farma

Isa mengatakan pemerintah tak berburu-buru untuk segera merampungkan holding asuransi BUMN. Dia bilang Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN masih perlu mematangkan konsep holding tersebut.

“Kalau sekadar mengumpulkan perusahaan-perusahaan, baik BUMN, anak BUMN, dan cucu BUMN dalam satu holding, tapi tidak ada semangat melakukan konsolidasi, maka holding tidak akan terlalu bermanfaat,” katanya.

Meski demikian, Isa mengaku proses pembahasan holding asuransi masih terus berjalan. Pembahasannya pun dia bilang terus menunjukkan kemajuan.

“Tidak ada ngotot-ngototan, semua proses berjalan dengan baik. Tidak ada target, yang penting kalau diniatkan dengan suatu semangat, maka akan menghadirkan holding yang baik,” ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, Kementerian BUMN menargetkan holding asuransi terbentuk bersamaan dengan holding jalan tol, perumahan, dan bank. Namun, hingga kini baru beberapa holding BUMN yang terbentuk.

Selain Jasa Raharja, perusahaan pelat merah yang akan masuk ke holding asuransi adalah PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero), PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero), dan PT Asuransi Asei Indonesia (Persero). Kemudian, ada perusahaan re-asuransi, yaitu PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re, dan PT Reasuransi Nasional Indonesia (Nasional Re).

Komentar
Share28Tweet18SendShareShare5Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Kejagung Sidik Dugaan Korupsi Anak Usaha Askrindo

Erick Angkat Anak Buahnya Jadi Komisaris di Askrindo

Menteri BUMN  Erick Thohir menunjuk komisaris baru di PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) anggota holding perasuransian dan penjaminan Indonesia Financial...

IRT di Tegal Dapat Klaim Asuransi AXA Mandiri Rp6,1 M

PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) kembali mewujudkan komitmennya dalam memberikan manfaat asuransi jiwa kepada ahli waris nasabah senilai...

Bandara Ngurah Rai Sewa Spot Foto Rp5 Juta

Turis Asing ke Bali Harus Punya Asuransi Rp1 M

Salah satu syarat turis asing ke Bali dan Kepulauan Riau (Kepri) dari 19 negara mulai 14 Oktober 2021, harus memiliki...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In