ASPEK.ID, GROBOGAN – Pernikahan Rico Putra Roberto Syah (23) dan Laella Nur Fadhilah (20) di Dusun Larangan, Desa Ketro, Kecamatan Karangrayung, Grobogan, Jawa Tengah, menjadi sorotan. Bukan tanpa alasan, pasangan ini viral karena mahar yang diberikan Rico kepada sang istri terbilang tak biasa.
Rico memberikan mahar berupa sejumlah kendaraan hingga sebuah alat berat. Mahar tersebut terdiri dari satu unit ekskavator, GWM Tank, Honda Brio, Yamaha YZ, dan Vespa Primavera.
Selain kendaraan, Rico juga memberikan uang tunai sebesar Rp 2 juta lebih yang disesuaikan dengan tanggal pernikahan mereka pada Sabtu (8/8).
“Uang tunai kemarin dua juta sekian sesuai tanggal pernikahan,” kata Rico, Senin (10/8/2026).
Rico mengatakan ekskavator yang dijadikan mahar tersebut memiliki nilai hingga ratusan juta rupiah. Jika digabung dengan kendaraan lainnya, total nilai mahar yang diberikan mencapai miliaran rupiah.
Seluruh kendaraan tersebut masih berada di rumah mempelai wanita. Kendaraan-kendaraan itu tampak terparkir di halaman sisi timur rumah.
Menariknya, pelat nomor pada dua mobil tersebut juga dibuat khusus untuk menyesuaikan nama kedua mempelai. GWM Tank menggunakan pelat K 121 CO, sedangkan Honda Brio memakai K 333 LA.
“Itu bukan pelat asli, simbolis saja. GWM biar seperti terbaca Rico dan Brio seperti terbaca Ela,” ujarnya.
Rico mengatakan kendaraan-kendaraan tersebut nantinya tidak hanya menjadi pajangan. Kendaraan itu akan digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
“Kalau untuk kendaraan pasti dibuat pribadi,” ungkapnya.
Alasan Beri Mahar Ekskavator
Rico mengungkapkan pemberian mahar berupa kendaraan dan alat berat merupakan inisiatif pribadinya. Ia ingin memberikan sesuatu yang berbeda sekaligus menjadikan mahar tersebut sebagai simbol tanggung jawab kepada istrinya.
Menurut Rico, mahar tersebut merupakan bentuk penghargaan sekaligus tanda kasih sayang kepada sang istri.
“Mahar ini sebagai simbol menghargai dan mampu menghidupinya, sebagai tanda rasa kasih sayang,” kata Rico.
Ia sengaja memilih ekskavator karena ingin memberikan mahar yang berbeda dari umumnya. Menurutnya, pemberian mobil sebagai mahar sudah biasa dilakukan.
“Seperti yang kita tahu ya, kalau mobil itu kan sudah biasa ya. Makanya saya mencoba sesuatu yang belum ada lah (memberi mahar alat berat),” tuturnya.
Pilihan ekskavator juga berkaitan dengan usaha yang dijalani Rico. Ia diketahui bergerak di bidang jasa kontraktor alat berat, termasuk penyewaan dan rental alat berat.
“Terus kan usaha saya juga di bidang-bidang itu alat berat sewa, rental kayak gitu, makanya sekalian buat mahar,” pungkasnya. []
















