ASPEK.ID, JAKARTA — Pertamina memastikan harga bahan bakar minyak BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan di tengah fluktuasi harga minyak mentah dunia. Kepastian tersebut disampaikan menyusul harga minyak mentah Brent yang kembali menembus 100 dolar AS per barel pada perdagangan Kamis (10/9/2026).
Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Roberth Marcelino Verieza Dumatubun mengatakan pihaknya tetap mengacu pada kebijakan pemerintah dalam menentukan kebijakan terkait BBM bersubsidi.
“Pada prinsipnya sesuai dengan Kebijakan Pemerintah yang diacu Pertamina bahwasannya Masyarakat tidak perlu kuatir untuk BBM Bersubsidi akan tetap dan tidak mengalami perubahan penyesuaian,” kata Roberth dikutip dari Republika, Kamis (10/9/2026).
Ia memastikan Pertamina akan melakukan koordinasi internal dalam menyikapi pergerakan harga minyak dunia. Setelah itu, Pertamina akan berkoordinasi secara intensif dengan regulator atau pemerintah.
“Terkait dengan harga Minyak Dunia yang fluktuatif ini tentunya Pertamina akan berkordinasi terlebih dahulu secara internal dan kemudian berkordinasi intens dengan Regulator/Pemerintah,” ujar Roberth.
Dia menjelaskan koordinasi tersebut berkaitan dengan evaluasi yang dilakukan setiap bulan. Evaluasi dilakukan untuk melihat berbagai kemungkinan, potensi, dan kebijakan yang mengikuti perkembangan harga minyak dunia.
“Hal ini tentunya terkait dengan evaluasi bulanan yang dilakukan dalam melihat kemungkinan dan potensi serta posibilities dan kebijakan yang mengikuti hal tersebut,” kata Roberth.












