• Latest
  • Trending
Petinju Prichard Colon Meninggal Usai 11 Tahun Alami Cedera Otak

Petinju Prichard Colon Meninggal Usai 11 Tahun Alami Cedera Otak

China No 2 Terbanyak Miliarder Selama Pandemi Covid

9 Poin Pidato Prabowo di DPR

Gita Wijawan: Danantara Bakal Jadi Magnet Pelaku Ekonomi dan Bisnis di WEF 2026

DPR Apresiasi Kinerja Danantara

Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Ekonomi Aman

Prabowo Dorong Swasta Kelola Aset BUMN yang Tak Produktif

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Menguat di Tengah Pidato Prabowo, BYAN Melaju 20%

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah di Masa Lalu

Prabowo Umumkan APBN 2027 Rp 4.097 T, Defisit 2,40%

Prabowo: Menteri Saya Kerja Keras, Sampai Masuk Rumah Sakit

Pidato Presiden Mendorong Minat Beli Investor

Garuda Luncurkan Masker Bertema Sekar Jagat Nusantara

Garuda Indonesia Sukses Reaktivasi 104 Pesawat, 2027 Bisa Laba

Jokowi dan 3 Mantan Wapres Hadiri Sidang Tahunan MPR

Singapura Masuk 7 Negara Pengekspor Daging Terbanyak ke RI

Presiden: Indonesia Belum Swasembada Daging Sapi dan Kerbau

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah di Masa Lalu

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah di Masa Lalu

DPR Minta Kejagung Serius Tangani Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan Rp22 T

103 Anggota Dewan Absen Sidang Tahunan MPR 2026

Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda Lulusan IPDN Angkatan XXXIII

4.770 Formasi Sekolah Kedinasan Dibuka 2026, Cek Rinciannya!

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Agustus 14, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Petinju Prichard Colon Meninggal Usai 11 Tahun Alami Cedera Otak

by Muhammad Fadhil
Agustus 14, 2026
in BERITA TERBARU, NEWS, SPORT
Petinju Prichard Colon Meninggal Usai 11 Tahun Alami Cedera Otak

Foto: Getty Images/Patrick Smith

ASPEK.ID, JAKARTA – Dunia tinju kembali berduka. Mantan petinju Puerto Rico, Prichard Colón, meninggal dunia pada usia 33 tahun setelah hampir 11 tahun hidup dengan dampak cedera otak parah yang dialaminya dalam pertarungan pada 2015.

Kabar duka tersebut disampaikan ayahnya, Richard Colón, melalui Facebook pada Kamis (13/8/2026). Hingga kini, penyebab spesifik kematian Prichard belum diumumkan.

“Selamat pagi, sahabat semua. Dengan berat hati saya memberitahukan kepergian putra saya, Prichard, dari dunia ini. Sekarang dia berada di dunia yang lebih baik,” tulis Richard dalam unggahannya yang dikutip pada Jumat (14/8/2026).

BacaJuga

9 Poin Pidato Prabowo di DPR

DPR Apresiasi Kinerja Danantara

Prabowo Dorong Swasta Kelola Aset BUMN yang Tak Produktif

IHSG Menguat di Tengah Pidato Prabowo, BYAN Melaju 20%

Prabowo Umumkan APBN 2027 Rp 4.097 T, Defisit 2,40%

Pidato Presiden Mendorong Minat Beli Investor

Richard juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang selama bertahun-tahun memberikan cinta, dukungan, dan doa untuk putranya.

Prichard Colón sebelumnya dikenal sebagai salah satu petinju muda Puerto Rico yang memiliki prospek cerah. Sebelum pertarungan terakhirnya, dia memiliki rekor sempurna dengan 16 kemenangan tanpa kekalahan, termasuk 13 kemenangan melalui knockout (KO).

Namun, kariernya berubah drastis setelah menghadapi Terrel Williams di EagleBank Arena, Fairfax, Virginia, pada Oktober 2015.

Cedera Parah di Pertarungan Terakhir

Pertarungan melawan Williams menjadi laga terakhir dalam karier Colón. Dalam pertandingan tersebut, Colón beberapa kali menerima pukulan di bagian belakang kepala.

Williams bahkan mendapat pengurangan satu poin pada ronde ketujuh setelah dinilai melakukan *rabbit punch*, yakni pukulan ilegal ke bagian belakang kepala lawan.

Memasuki ronde kesembilan, Colón terjatuh. Pertandingan kemudian berakhir dengan kemenangan diskualifikasi untuk Williams setelah terjadi kesalahpahaman di sudut Colón.

Kondisi Colón memburuk setelah meninggalkan ring. Dia muntah dan kemudian ambruk di ruang ganti. Colón langsung dilarikan ke rumah sakit.

Dokter menemukan adanya hematoma subdural atau pendarahan di sekitar otak. Dia kemudian menjalani operasi darurat untuk mengurangi tekanan pada otaknya.

Colón setelah itu mengalami koma selama 221 hari.

Ketika akhirnya sadar, kondisi neurologisnya telah mengalami kerusakan berat. Dia tidak lagi mampu berjalan dan berbicara seperti sebelumnya serta membutuhkan perawatan dan pendampingan selama 24 jam.

Cedera tersebut sekaligus mengakhiri karier profesionalnya. Kekalahan dari Williams menjadi kekalahan pertama Colón sehingga rekor profesionalnya berubah menjadi 16 kemenangan dan satu kekalahan.

11 Tahun dalam Perawatan Keluarga

Selama bertahun-tahun setelah insiden tersebut, keluarga Colón terus mendampinginya dan memberikan dukungan dalam proses pemulihan.

Pada 2023, hampir delapan tahun setelah pertarungan yang mengubah hidupnya, Colón masih menjalani perawatan dengan dukungan penuh dari keluarganya.

Kini, perjuangan panjang tersebut telah berakhir. Colón meninggal dunia pada usia 33 tahun setelah hampir 11 tahun hidup dengan dampak cedera otak yang dialaminya di atas ring.

Dunia Tinju Beri Penghormatan

Kepergian Colón mendapat perhatian dan penghormatan dari sejumlah organisasi tinju dunia.

Presiden World Boxing Organization (WBO) Gustavo Olivieri mengenang Colón sebagai sosok yang memiliki keberanian, ketekunan, dan semangat juang luar biasa.

“Kehidupan Prichard ditandai oleh keberanian, ketekunan, dan semangat juang yang luar biasa,” kata Olivieri.

Menurutnya, kisah Colón tidak hanya menjadi bagian dari sejarah di atas ring, tetapi juga menyentuh komunitas tinju yang selama bertahun-tahun memberikan dukungan kepadanya.

World Boxing Council (WBC) turut mengenang Colón sebagai seorang pejuang sejati yang kekuatan, keberanian, dan semangat juangnya menginspirasi banyak orang di dunia.

Sementara itu, World Boxing Association (WBA) menyebut Colón sebagai “pejuang sejati dalam segala arti”.

WBA menilai perjalanan hidup Colón meninggalkan pelajaran mengenai ketangguhan dan perjuangan dalam olahraga.

Prichard Colón pergi di usia 33 tahun. Kariernya memang terhenti pada usia muda, tetapi perjuangannya selama hampir 11 tahun setelah tragedi di atas ring meninggalkan kisah yang dikenang dunia tinju. []

Komentar
Share12Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

No Content Available
Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In