• Latest
  • Trending

Polisi Buru Dua Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Bandara Ngurah Rai Sewa Spot Foto Rp5 Juta

Pemerintah Bantah Daya Beli Warga Melemah ini Buktinya

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

Menko Polkam Sebut Alasan Karhutla Belum sebagai Bencana Nasional

Survei: Kepercayaan Publik Terhadap Prabowo-Gibran  63,2%, Modal Sosial yang Sangat Berharga

2 Tahun Prabowo-Gibran: 75 Persen Warga Stres

Menteri Trenggono Resmi Larang Ekspor Benih Lobster

Indonesia Stop Ekspor Benih Lobster

Politikus PSI Sebut Rocky Gerung Pamer Kebodohan Bilang Lembaga Survei  Lembaga Tipu-tipu

Rocky Gerung Langgar Batas Etik Kelembagaan Wantimpres

Ketegangan Memuncak, Pasukan AS Kembali Lancarkan Serangan ke Iran

RI Kecam Serangan Houthi ke Bandara Riyadh

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

Tinggalkan KPK, Rossa Purbo Bekti Kini Jadi Kapolres Bangkalan

Konsumsi Susu Indonesia Kalah dari Myanmar

Amran: 82% Kebutuhan Susu Masih Impor

Harga Emas Terancam Turun Lagi Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Harga Emas Antam Senin 12 Oktober 2026 Naik, Segini Rinciannya

UI:  Alasan Data Center AI Butuh Banyak Air

36 Juta Kerjaan Digantikan AI, Ini 10 Profesi Paling Terdampak

Gunung Anak Krakatau Timbulkan 68 Kali Gempa

Gunung Anak Krakatau Timbulkan 68 Kali Gempa

Bank Emas Mau Berdiri, Ini Analisa Pengamat

Menkeu Suahasil: DJBC Sita 353 Kg Emas Ilegal Sepanjang 2026

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, Oktober 12, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Polisi Buru Dua Penyiram Air Keras Andrie Yunus

by Muhammad Fadhil
Maret 14, 2026
in BERITA TERBARU, HUKUM, NEWS

ASPEK.ID, JAKARTA – Aparat Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat tengah memburu dua pelaku penyiraman cairan kimia yang diduga air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Talang, kawasan Senen, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3) malam.

Polisi saat ini melakukan penyelidikan dengan metode scientific investigation atau investigasi ilmiah untuk mengungkap identitas pelaku sekaligus mendalami motif penyerangan.

BacaJuga

Pemerintah Bantah Daya Beli Warga Melemah ini Buktinya

Menko Polkam Sebut Alasan Karhutla Belum sebagai Bencana Nasional

2 Tahun Prabowo-Gibran: 75 Persen Warga Stres

Indonesia Stop Ekspor Benih Lobster

Rocky Gerung Langgar Batas Etik Kelembagaan Wantimpres

RI Kecam Serangan Houthi ke Bandara Riyadh

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian serta memeriksa sejumlah saksi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Selain itu, petugas juga mendatangi rumah sakit tempat korban dirawat guna memastikan kondisi Andrie Yunus yang mengalami luka bakar cukup serius.

“Korban mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh, antara lain wajah, mata sebelah kanan, dada, serta kedua pergelangan tangan,” ujar Roby, Rabu (14/3).

Berdasarkan rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi, pelaku diduga berjumlah dua orang yang datang berboncengan menggunakan sepeda motor.

Salah satu pelaku yang duduk di bagian belakang diduga menjadi orang yang menyiramkan cairan kimia ke arah korban.

“Dari hasil rekaman CCTV terlihat dua orang pelaku menggunakan sepeda motor. Pelaku yang dibonceng diduga melakukan penyiraman terhadap korban,” jelasnya.

Roby menambahkan, penyelidikan dilakukan bersama tim dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

“Kami bersama Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan dengan metode scientific investigation untuk mengungkap identitas serta keberadaan pelaku,” katanya.

Hingga saat ini, polisi masih mendalami motif di balik penyerangan tersebut.

Meski korban belum membuat laporan resmi karena masih menjalani perawatan medis, penyelidikan tetap dilakukan untuk mengungkap pelaku dan kronologi kejadian.

Metode scientific investigation sendiri merupakan teknik penyelidikan yang dilakukan secara sistematis melalui pengumpulan bukti, analisis data, serta pengujian berbagai kemungkinan guna menemukan fakta dalam suatu tindak kriminal. []

Komentar
Share19Tweet12SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Bandara Ngurah Rai Sewa Spot Foto Rp5 Juta

Pemerintah Bantah Daya Beli Warga Melemah ini Buktinya

ASPEK.ID, JAKARTA - Pemerintah menepis anggapan daya beli masyarakat Indonesia melemah di tengah keluhan penurunan konsumsi sejumlah barang. Pemerintah justru...

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

Menko Polkam Sebut Alasan Karhutla Belum sebagai Bencana Nasional

ASPEK.ID, JAKARTA -Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman menjelaskan, penetapakannbencana nasional belum dilakukan, karena pemerintah menilai...

Survei: Kepercayaan Publik Terhadap Prabowo-Gibran  63,2%, Modal Sosial yang Sangat Berharga

2 Tahun Prabowo-Gibran: 75 Persen Warga Stres

  ASPEK. ID, JAKARTA - Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diwarnai sejumlah catatan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In