• Latest
  • Trending
Mahfud MD Minta Polri dan PPATK  Usut Kasus di ACT

Polisi Periksa Presiden ACT dari Jam 1 Siang- 12.30 Malam

Aset Keuangan Islam Meningkat 3 Kali Lipat Pasca Krisis Global

Sri Mulyani Lulus Seleksi Pimpin Penghimpunan Dana untuk Negara Miskin

PPATK Sebut Lebih 1.000 Oknum Anggota Dewan Terlibat Judi Online, akan Lapor ke MKD

Piala Dunia 2026 Jadi Ladang Judi Online, Deposit Tembus Rp1,02 T

11 Bulan Tak ke Kantor, Sri Mulyani Mau Sewakan Kantor Kemenkeu

Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Jadi Co-Chair IDA22, Ini Tugasnya

PSS Sleman Resmi Kembali ke Kasta Tertinggi

PSS Sleman Siapkan Skenario Antisipasi Padatnya Jadwal Musim 2026/27

Bupati Edison Tiba di KPK Setelah OTT, Penyidik Telah Tetapkan Tersangka

KPK Perpanjang Penahanan Bupati Muara Enim

Telkom Cari 1.000 Karyawan, Ada Anak Usaha BUMN dan Swasta

Peserta MagangHub Mencapai 400 Ribu, Kuota Hanya 50 Ribu

Polda NTB Tangkap Kasat Narkoba Polres Bima

Kejati Aceh Tangkap Buronan di Sumut, Sempat Berpindah-pindah Hindari Eksekusi

Menkop: Kopdes Merah Putih Wujud Pemikiran Soemitro

Menkop: Kopdes Merah Putih Wujud Pemikiran Soemitro

Sampah Jakarta 9.059 Ton/Hari, Mayoritas Sisa Makanan

Sampah Bungkus Mi Instan dari Indonesia Ditemukan di Afrika

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

Ekonom:  Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melambat ke 5,18 Persen

Dato Sri Tahir Bantah Soal Kredit Jumbo Bank Mayapada

10 Orang Terkaya Indonesia Versi Forbes 2026

CPNS Buka Lowongan Kerja di 8 Instansi pada Juni

DPR Pastikan Tak Ada Gaji ASN Dipotong & Mem-PHK PPPK

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Rabu, Agustus 5, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Polisi Periksa Presiden ACT dari Jam 1 Siang- 12.30 Malam

by Aspek
Juli 12, 2022
in BERITA TERBARU, BERITA UTAMA, NEWS, POLITIK
Mahfud MD Minta Polri dan PPATK  Usut Kasus di ACT

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri memeriksa Presiden Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar hingga pukul 00.39 WIB, Selasa dini hari. Ibnu Khajar memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai saksi pada Senin (11/7) sekitar pukul 13.00 WIB.

Pemeriksaan ini terkait dugaan penyelewengan dana CSR dari Boeing kepada korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 yang terjadi 2018 lalu. Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) IV Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Pol. Andri Sudarmaji saat dikonfirmasi pukul 00.25 mengatakan pemeriksaan terhadap Ibnu Khajar masih berlangsung.

BacaJuga

Sri Mulyani Lulus Seleksi Pimpin Penghimpunan Dana untuk Negara Miskin

Piala Dunia 2026 Jadi Ladang Judi Online, Deposit Tembus Rp1,02 T

Bank Dunia Tunjuk Sri Mulyani Jadi Co-Chair IDA22, Ini Tugasnya

PSS Sleman Siapkan Skenario Antisipasi Padatnya Jadwal Musim 2026/27

KPK Perpanjang Penahanan Bupati Muara Enim

Peserta MagangHub Mencapai 400 Ribu, Kuota Hanya 50 Ribu

“Ibnu Khajar dan bagian operasional dan keuangan masih diperiksa,” kata Andri.

Penyidik juga memeriksa Pendiri ACT Ahyudin, tapi pemeriksaan terhadapnya telah selesai sekitar pukul 21.00 WIB. Ahyudin mengatakan telah memberikan keterangan secara komprehensif kepada penyidik terkait dana CSR Boeing. Ia menyebutkan, bentuk program yang diamanahkan Boeing kepada ACT adalah program pembangunan fasilitas umum, seperti sarana pendidikan, tempat ibadah, dan madrasah.  Hingga kini program tersebut masih berjalan, progressnya diperkirakan sudah 75 persen.

Terhitung mulai hari ini penyidik telah meningkatkan status penanganan perkara dugaan penyelewengan dana sosial oleh ACT ke tahap penyidikan. Penyidik mendapatkan bukti permulaan yang cukup adanya dugaan tindak pidana, lalu melakukan gelar perkara untuk menaikkan status penanganan perkara ke tahap penyidikan. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Komentar
Share19Tweet12SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Bahlil: Banyak Biaya Abu Nawas di Indonesia

Cegah Korupsi Sejak Dini, Diusulkan Pembentukan Peradilan Etika

Jakarta- Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Fahri Hamzah mendorong pembentukan Peradilan Etika secara khusus dan komprehensif di Indonesia sebagai...

10 Negara Paling Minim Korupsi

Mengutip Transparency.org, mayoritas negara yang memiliki tingkat korupsi terendah berada di Eropa. pada 2026, Denmark menjadi negara yang paling bersih...

Eks Sekjen Kemenaker Tampung Uang Peras TKA di Rekening Kerabat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Hary Sudarmanto menampung uang hasil pemerasan pengurusan rencana penggunaan...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In