ASPEK.ID, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto menuding dugaan keterlibatan ‘antek-antek asing’ di balik berbagai kerusuhan di Indonesia. Menurutnya, ada pihak yang menginginkan Indonesia tetap menjadi negara yang lemah dan terpecah.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam program Presiden Prabowo Menjawab yang tayang di kanal YouTube Prabowo Subianto, dikutip pada Kamis (17/9/2026).
Prabowo mengatakan dugaan tersebut merupakan pandangannya pribadi. Meski begitu, ia menegaskan setiap tuduhan harus didasarkan pada bukti.
“Kalau menurut saya, tapi sekali lagi kita harus hati-hati karena semua berdasarkan bukti. Tapi kalau saya sih, saya merasa ada,” kata Prabowo.
Menurut Prabowo, ada pihak-pihak yang tidak menginginkan Indonesia tumbuh menjadi negara kuat. Bahkan, ia menilai tujuan akhirnya adalah membuat Indonesia terpecah belah.
“Karena ujungnya impian mereka Indonesia pecah,” ujarnya.
Prabowo mengaitkan hal tersebut dengan dinamika geopolitik global. Ia mengatakan persaingan antarnegara berlangsung keras karena setiap negara mengutamakan kepentingannya masing-masing.
Menurut Prabowo, Indonesia diproyeksikan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar keempat di dunia. Karena itu, ia menilai persaingan geopolitik terhadap Indonesia akan semakin ketat.
“Because there are no permanent friends, and no permanent enemy, yang ada kepentingan abadi,” kata Prabowo. []















