Jakarta – Staf Khusus Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Tri Tharyat mengatakan Indonesia mendorong kerja sama sistem pembayaran digital antarnegara BRICS. Dia mengatakan Indonesia punya produk unggulan, seperti QRIS.
“Yang pasti segera setelah KTT ini kita akan dorong kembali kerja sama teknis. Yang juga kita dorong adalah kerja sama interoperabilitas dari digital payment system,” ungkap Tri di Kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026).
Tri mengatakan Indonesia telah berkomunikasi dengan India saat KTT BRICS 2026. Dia mengatakan India juga punya sistem pembayaran digital sendiri.
“Saya baru tahu di sana itu nggak perlu QR, tapi peer-to-peer dengan nomor HP saja kita bisa transfer tanpa yang bersangkutan perlu memiliki rekening di bank ya,” kata dia.
Dia mengatakan Indonesia punya produk unggulan berupa QRIS. Dia mengatakan Indonesia mendorong agar QRIS bisa digunakan antarnegara.
“Jadi hal-hal seperti ini saya rasa mungkin bisa kita jadikan contoh yang baik. Tapi tentunya sebagai salah satu produk unggulan kita, yaitu QRIS, kita akan dorong kerja sama antarnegara,” ujarnya.















