ASPEK.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan segera mengeluarkan pernyataan resmi terkait perombakan menteri atau reshuffle Kabinet Indonesia Maju.
Reshuffle ini menyusul mundurnya Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro, imbas peleburan Kemenristek ke Kemendikbud.
Selain itu juga menyusul persetujuan untuk pembentukan Kementerian Investasi, menggantikan Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM).
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin menyebut bahwa Presiden Jokowi akan melakukan perombakan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju dalam waktu dekat.
Dia juga menyebut bahwa Presiden Jokowi hanya akan melakukan pergantian terhadap dua menteri saja.
Keduanya yakni Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Riset Teknologi serta Menteri Investasi.
“Presiden Insya Allah akan melantik menteri baru yakni Menteri Dikbud/Ristek dan Menteri Investasi,” cuitnya dalam akun Twitter @alingabalinnew, Rabu (14/4) siang.
Namun, Ngabalin juga menyebut bahwa menteri-menteri lain, jika diganti itu sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden.
“Adakah menteri-menteri lain yang akan di lantik, kapan dan siapa para beliau itu? Wallahu’alam bisshawaab, itu hak prerogatif Presiden dan kita tunggu saja,” tandasnya.
Hasil Survey
Hasil suvey Indonesia Political Opinion (IPO) yang disampaikan dalam acara diskusi Polemik Trijaya bertajuk ‘Evaluasi Kabinet dan Peta Politik 2024’, Sabtu (10/4) lalu, menarik untuk disimak.
Survei yang dilakukan 10 Maret sampai awal April, melibatkan 1.200 responden. Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling, sampling error 2,5%, dengan tingkat akurasi data 97%.
Dalam survei, ada kementerian yang paling populer, menteri paling populer, menteri berkinerja paling memuaskan hingga yang dianggap paling tidak memuaskan.
Ada juga daftar menteri yang diharapkan di-reshuffle, di antaranya Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, hingga Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.
Kementerian paling populer
1. Kemensos: 73,1%
2. Kemendagri: 64,8%
3. Kemenhan: 58%
4. Kemenkeu: 41%
5. KemenPUPR 37%
Menteri paling populer
1. Prabowo Subianto: 56%
2. Tito Karnavian: 43%
3. Sandiaga Uno: 39%
4. Mahfud Md: 30%
5. Sri Mulyani 29%
Menteri berkinerja paling memuaskan
1. Sri Mulyani: 54,7%
2. Retno LP Marsudi: 50%
3. Tri Rismaharini: 42%
4. Tito Karnavian: 38%
5. Mahfud Md: 34%
Menteri yang dianggap paling tak memuaskan
1. Yasonna H Laoly: 50%
2. Ida Fauziyah: 45%
3. Zainudin Amali: 40%
4. Syahrul Yasin Limpo: 33%
5. Tjahjo Kumolo: 31%
Kementerian yang diharapkan di-reshuffle
1. Kemenko Perekonomian: 36%
2. Kemenko Polhukam: 24%
3. Kemenko Maritim dan Investasi: 11%
4. Kemenko PMK: 29%
Menteri di bawah Kemenko Perekonomian yang diharapkan di-reshuffle
1. Ida Fauziyah: 46%
2. Teten Masduki: 28%
3. Syahrul Yasin Limpo: 27%
4. Wahyu Sakti Trenggono: 30%
5. Siti Nurbaya Bakar: 23%
6. Arifin Tasrif: 19%
Menteri di bawah Kemenko Polhukam yang diharapkan di-reshuffle
1. Yasonna H Laoly: 54%
2. Tjahjo Kumolo: 34%
3. Johnny G Plate: 29%
Menteri di bawah Kemenko PMK yang diharapkan di-reshuffle
1. Zainudin Amali: 41%
2. I Gusti Ayu Bintang Darmawati: 15%
3. Abdul Halim Iskandar: 12%












