ASPEK.ID, JAKARTA – Komisi XI DPR RI resmi menetapkan lima nama calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang lolos uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test. Salah satu yang terpilih adalah Dicky Kartikoyono.
Dalam struktur baru OJK, Dicky dipercaya mengemban jabatan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen.
Dicky dikenal sebagai pejabat senior di Bank Indonesia (BI) dengan rekam jejak panjang di bidang kebijakan sistem pembayaran dan manajemen strategis bank sentral. Pria kelahiran Jakarta, 19 Desember 1967 tersebut telah menghabiskan sebagian besar karier profesionalnya di BI sejak pertengahan 1990-an.
Mengutip laman resmi BI, Kamis (12/3), Dicky memulai kariernya di sektor pemerintahan setelah menyelesaikan pendidikan Diploma Akuntansi di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Ia sempat bekerja di lingkungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia sebelum akhirnya bergabung dengan Bank Indonesia pada 3 April 1995.
Kariernya di bank sentral kemudian berkembang pesat. Sejumlah posisi strategis pernah diembannya hingga kini menjabat Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI setingkat Asisten Gubernur sejak 2 Mei 2023.
Di bidang pendidikan, Dicky meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YAI pada 1994. Ia kemudian melanjutkan studi dan memperoleh gelar Master bidang Project Management dari George Washington University, Amerika Serikat, pada 1999.
Sepanjang kariernya di BI, ia juga pernah menduduki sejumlah jabatan penting, antara lain Kepala Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola BI pada 2022–2023. Selain itu, ia pernah bertugas sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia di London pada 2020–2022.
Pada periode yang sama, Dicky juga sempat menjabat sebagai pegawai setingkat Direktur Eksekutif di kantor perwakilan BI London.
Pernah Jadi Kandidat Deputi Gubernur BI
Nama Dicky juga sempat masuk dalam bursa calon pimpinan Bank Indonesia. Pada 1 Juli 2025, ia mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di hadapan Komisi XI DPR RI sebagai calon Deputi Gubernur BI setelah diusulkan melalui surat Presiden kepada DPR.
Dalam kesempatan tersebut, Dicky menyampaikan visinya untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui pembangunan infrastruktur pembayaran dan data yang efisien serta tangguh.
Ia juga menekankan pentingnya membangun ekosistem keuangan digital yang sehat dan terpercaya, yang diyakini dapat menjadi katalis pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka akses keuangan yang lebih luas bagi pelaku usaha, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). []























