ASPEK.ID, JAKARTA – Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Bupati Kediri terpilih, Hanindhito Himawan Pramana, Jumat (26/2).
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana tak lain merupakan anak kandung ari Mas Pram, sapaan akrab Seskab Pramono Anung.
Pramono Anung yang datang didampingi istrinya, Endang Nugrahani, mengenakan pakaian setelan jas dan berdasi berjalan melintasi karpet merah hingga menuju ruang utama Gedung Grahadi.
Sebelum proses pelantikan, Pramono Anung dan istri bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berkesempatan memberikan santunan kepada anak yatim piatu.
Hanindhito Himawan Pramana dan wakilnya, Dewi Mariya Ulfa pada Pilkada 2020 merupakan pasangan calon tunggal di Kabupaten Kediri.
Mereka mendapatkan rekomendasi sembilan partai, yaitu PDI-P, PKB, Golkar, PAN, Demokrat, Nasdem, PKS, Gerindra, dan PPP.
Haninditho dan Dewi Mariya Ulfa mendapatkan 590.644 suara, berbanding kotak kosong yang hanya mendapatkan 181.155 suara.
Jumlah suara sah mencapai 771.799 suara, suara tidak sah 32.058 suara dengan jumlah daftar pemilih tetap mencapai 1.231.512 suara.

Profil Singkat
Hanindhito atau yang akrab disapa Dhito adalah putra sulung Pramono Anung dan Endang Nugrahani. Hanindhito Himawan Pramono yang lahir pada 31 Juli 1992 menjabat sebagai Bupati di usianya yang baru menginjak 28 tahun.
Hanindhito bukan orang baru di dunia politik. Dilansir dari laman Anti Korupsi, dia menyebut bahwa dirinya pernah menjadi calon anggota legislatif pada Pemilu 2009.
Dhito, sapaan akrabnya juga pernah menjadi anggota Tim Hukum Ahok-Djarot di Pilkada DKI Jakarta 2017, dan kini menjabat sebagai Wakil Bendahara DPC PDIP Kab. Kediri.
Namun beberapa klaimnya meragukan. Misalnya perkataan bahwa dirinya pernah maju berkompetisi pada Pemilu 2009. Pada waktu itu umur Hanindhito barulah 17 tahun. Klaim tersebut bercela sebab batas persyaratan menjadi anggota legislatif adalah 21 tahun.
Berdasarkan dokumen LHKPN sebagai salah satu syarat pencalonannya sebagai Bupati Kabupaten Kediri, total kekayaan Dhito per 21 Agustus 2020 mencapai Rp181,7 miliar.
Dalam laporannya, kekayaan Dhito paling besar berada pada poin “Tanah dan Bangunan”. Dia punya tujuh properti dengan nilai taksiran harga keseluruhan mencapai Rp6,7 miliar.
Sumber kekayaan lainnya adalah harta bergerak senilai Rp5 miliar dan harta lainnya senilai Rp4,3 miliar.






















