• Latest
  • Trending
BI Berikan Quantitative Easing untuk Pulihkan Ekonomi dari Covid-19

Purbaya Bicara Isu BI di Bawah Kemenkeu

Prabowo Copot Purbaya, Lantik Suahasil Nazara Jadi Menkeu

Menkeu Suahasil Lantik 14 Pejabat Kemenkeu dan Sekretariat KSSK

Di NY, Gubernur Pram Ajak Investor AS Investasi di Jakarta

Di NY, Gubernur Pram Ajak Investor AS Investasi di Jakarta

Pensiun Tak Cukup Biayai Hidup, Lansia  Terus Bekerja

Populasi Lansia Jepang Tertinggi di Dunia

Wapres Gibran Lepas Kepulangan Siswi Terduga Korban MBG dari RSCM

Wapres Gibran Sayangkan Pegawai SPPG Ejek Korban Keracunan MBG di Karo

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadan 2027 pada 8 Februari

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadan 2027 pada 8 Februari

Tim SAR Temukan Liferaft Diduga Milik KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa

Basarnas Tambah 12 Penyelam untuk Cari 126 Korban KM Virgo Transport 8

Menhan RI: Pasukan Khusus Indonesia-Thailand Bakal Gelar Latihan Bersama

TNI Ringkus Wakil Komandan Batalyon OPM Saat Tiba di Bandara

Rupiah Menguat 5 Poin ke Rp14.025

Pameran MTQ Nasional 2026 di Jateng Raup Transaksi Rp 2,4 M

Kas Hartadi Beberkan Kunci RANS Nusantara Belum Terkalahkan

Kas Hartadi Beberkan Kunci RANS Nusantara Belum Terkalahkan

Pertamina Tambah Titik Operasional BBM Satu Harga di NTB

Pertamina Blokir 1.117 Nopol Kendaraan Diduga Salah Gunakan BBM Subsidi

FOTO: Apel Korps Prajurit Wanita TNI Hari Kartini 2021

5 Oktober TNI, Prabowo Resmikan 5 Kodam Baru

Deputi Rehabilitasi BNPB Jarwansah Berpulang ke Rahmatullah

Deputi Rehabilitasi BNPB Jarwansah Berpulang ke Rahmatullah

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Senin, September 21, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Purbaya Bicara Isu BI di Bawah Kemenkeu

by Aspek
Agustus 4, 2026
in BERITA TERBARU, PERBANKAN
BI Berikan Quantitative Easing untuk Pulihkan Ekonomi dari Covid-19

Bank Indonesia. [Foto: Istimewa/HO]

Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, buka suara mengenai isu Bank Indonesia (BI) yang dikabarkan akan masuk di bawah koordinasi Kementerian Keuangan. Pemerintah memastikan perubahan sistem struktur lembaga keuangan bukan langkah yang tepat untuk dilakukan saat ini.

Purbaya membantah adanya rencana untuk mengalihkan BI di bawah Kemenkeu. Ia menilai kabar tersebut terlalu dini untuk diperbincangkan.

BacaJuga

Menkeu Suahasil Lantik 14 Pejabat Kemenkeu dan Sekretariat KSSK

Di NY, Gubernur Pram Ajak Investor AS Investasi di Jakarta

Populasi Lansia Jepang Tertinggi di Dunia

Wapres Gibran Sayangkan Pegawai SPPG Ejek Korban Keracunan MBG di Karo

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadan 2027 pada 8 Februari

Basarnas Tambah 12 Penyelam untuk Cari 126 Korban KM Virgo Transport 8

“Enggak, yang bilang siapa? Nanti kita lihat perkembangannya seperti apa. Terlalu dini kalau kita bilang seperti itu,” kata Purbaya usai konferensi pers Hasil Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Ia menerangkan, kondisi saat ini bukan waktu yang pas untuk mengubah sistem yang sudah berjalan. Ketimbang merombak struktur, hal yang paling krusial adalah memperkuat kolaborasi antarlembaga di dalam KSSK.

“Jadi begini, ketika keadaan seperti ini, kurang baik jika mengubah sistem yang ada. Yang penting adalah memperbaiki kinerja kita semua. Kita berkoordinasi lebih dekat dengan BI, OJK, LPS, dan Kementerian Keuangan supaya kebijakannya lebih sinergis. Itu saja yang dikejar,” bebernya.

Purbaya menanggapi pertanyaan terkait independensi bank sentral. Menurutnya, keterlibatan DPR hingga BPI Danantara perlu dijalankan secara transparan.

“Saya pernah tanya ke DPR kenapa ada situasi seperti itu. Mereka bilang, kalau Menteri Keuangan atau Presiden saja bisa dikasih peringatan keras oleh DPR, kenapa bank sentral tidak? Tapi selama dijalankan secara transparan, tidak ada masalah,” jelas Purbaya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan sekaligus Ketua KSSK, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa pelibatan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dalam rapat KSSK bertujuan memperkaya basis informasi bagi regulator. Ia menekankan, Danantara hanya memberikan masukan dan tidak memiliki hak suara atau kewenangan dalam pengambilan keputusan.

Purbaya menjelaskan, keputusan strategis di KSSK tetap berada penuh di tangan empat anggota utama, yakni Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Oleh karena itu, kehadiran Danantara dipastikan tidak memengaruhi independensi maupun mekanisme penetapan kebijakan.

“Danantara tidak bisa memengaruhi kita. Sebab, pada waktu mengambil keputusan, hanya empat principal dari KSSK yang mengambil keputusan. Ke depan pun tidak akan memasukkan mereka sebagai pengambil keputusan,” ujar Purbaya di Kantor LPS, Selasa (28/7/2026).

“Ketika mereka memberi masukan, itu boleh. Hal itu memperkaya informasi ketika Kementerian Keuangan, BI, OJK, dan LPS mengambil keputusan,” katanya.

Komentar
Share10Tweet6SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Kata Purbaya Usai Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi BI

Purbaya Pamer Beri Makan Ikan di Kolam

  ASPEK.ID, JAKARTA - Purbaya Yudhi Sadewa membagikan momen santai di kolam ikan miliknya setelah tidak lagi sebagai Menteri Keuangan...

Purbaya Ragu Anggaran MBG Rp 335 T Terserap Penuh, Efisiensi Jadi Opsi

Popularitas Purbaya Meredup Usai Tak Lagi Jadi Menteri Keuangan

ASPEK.ID, JAKARTA - Pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan dinilai ikut mengakhiri popularitasnya sebagai salah satu pejabat publik...

China No 2 Terbanyak Miliarder Selama Pandemi Covid

Utang Luar Negeri RI Meningkat Menjadi 454,8 Miliar Dolar AS

  ASPEK.ID, JAKARTA - Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Juli 2026 terus meningkat. Rinciannya, posisi ULN Indonesia pada...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In