Jakarta – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI M Qodari hadir pada peluncuran Radio Merah Putih tersebut, tetapi ia menekankan bukan pemerintah yang membuat radio itu.
“Bukan Bakom dan pemerintah yang membuat Radio Merah Putih. Yang membuat adalah Asosiasi KDKMP Kabupaten Banyuwangi. Mereka minta saya hadir dalam siaran pertama Radio Merah Putih tersebut,” ujar Qodari, Jumat (24/7/2026) malam.
Ketua Asosiasi Kopdes Merah Putih Kabupaten Banyuwangi Imam Maskun menjelaskan maksud dan tujuan pembangunan Radio Merah Putih perlu ada informasi mengenai harga sembako yang update untuk disiarkan kepada masyarakat yang ingin membeli.
“Kayak umpamanya kita itu 1 jam atau 1 hari dua kali update (harga) barang-barang itu, maka benar-benar masyarakat ini tahu gitu loh, bahwa di koperasi itu ada harga-harga barang subsidi yang murah sesuai HET,” kata Imam.
Radio Merah Putih juga menyiarkan sosialisasi mengenai manfaat menjadi anggota Kopdes Merah Putih.
Dia membeberkan, anggota koperasi memiliki manfaat seperti bisa belanja lebih murah, hingga mendapatkan Sisa Hasil Usaha (SHU).
“Jadi benar-benar radio ini berfungsi untuk kemasyarakatan di samping sosialisasi untuk koperasi sendiri, juga nanti juga ada program kayak kesehatan atau aduan apa. Nah ini akan menjadi bahan penyambung untuk market kita kepada masyarakat, berupa radio sebagai sarana dan prasarana untuk memberikan informasi yang akurat barang-barang contoh barang-barang subsidi,” jelasnya disadur dari kompas online.




















