ASPEK.ID – Pihak Arab Saudi mengatakan pada hari Sabtu pasukan keamanan mereka telah membersihkan ratusan ribu jamaah yang tidak terdaftar dari Mekah menjelang ibadah haji yang dimulai minggu depan.
Pengelolaan massa menjadi perhatian utama selama ibadah haji tahunan, salah satu dari lima rukun Islam yang menarik lebih dari 1,8 juta umat Islam tahun lalu, menurut angka resmi.
Mereka yang ditolak dalam beberapa hari terakhir dari kota suci, rumah bagi Masjidil Haram, termasuk 153.998 orang asing yang melakukan perjalanan dari luar negeri dengan visa turis dan bukan visa haji yang diwajibkan, kata pejabat Saudi Press Agency (SPA).
Dilansir dari Al Arabiah pihak berwenang Saudi telah menangkap 171.587 orang lainnya yang berbasis di Arab Saudi tetapi bukan penduduk Mekah dan tidak memiliki izin haji.
Banyak yang berupaya menyelesaikan ibadah haji melalui jalur tidak resmi karena mendapatkan izin resmi dan paket perjalanan bisa sangat mahal, dengan kuota terbatas untuk jamaah dari setiap negara.
















