• Latest
  • Trending
Belanda Dukung RI Produksi Minyak Kelapa Sawit Berkelanjutan

RI Masih Lobi AS Agar Tarif Sawit Dikecualikan

Prabowo Sebut Penghasilan Danantara Naik 400% dalam 1,5 Tahun

Prabowo Sebut Penghasilan Danantara Naik 400% dalam 1,5 Tahun

TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Munisi di Madiun

Ledakan Terdengar di Riyadh, Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara

Prabowo Ajak Heningkan Cipta untuk Korban Bencana di Daerah

Prabowo: Ekspor Satu Pintu Lewat BUMN untuk Cegah Laporan Palsu

Target Jaringan Gas Subsidi Dipertanyakan

Dudung Targetkan 1 Juta Jaringan Gas Rumah Tangga Rampung pada 2028

Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT PAN di JCC

Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT PAN di JCC

Pelita Air Tambah Rute Baru Balikpapan-Yogyakarta, ini Jadwalnya

Pelita Air Bagi-bagi Tiket Gratis MotoGP Mandalika di Dalam Pesawat

PHK di Singapura Tertinggi Sejak Covid-19

Ketiduran Saat Sidang, Ketua Parlemen Singapura Minta Maaf

Gencatan Senjata Diperpanjang, Trump Ingin Israel-Lebanon Bertemu di AS

Trump Buka Pintu untuk Presiden Iran Datang ke New York Hadiri Sidang Umum PBB

1.191 Situs Pialang Berjangka Ilegal Diblokir

BEI Kaji Tambah Jam Perdagangan 30 Menit

Update Gempa NTT: 25 Orang Meninggal di Manggarai dan Manggarai Timur

94 Warga Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Evaluasi Serius

KPK: Pemanggilan Menteri ATR Nusron Wahid Tergantung Kebutuhan

Menteri Nusron Wahid: Hormati Proses Hukum Terkait OTT KPK

Prabowo Usul Bentuk Pengadilan Ad Hoc Usut BUMN Bermasalah di Masa Lalu

Prabowo Bicara Risiko Hukuman Mati

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, September 19, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

RI Masih Lobi AS Agar Tarif Sawit Dikecualikan

by Aspek
Juli 28, 2026
in BERITA TERBARU, EKONOMI
Belanda Dukung RI Produksi Minyak Kelapa Sawit Berkelanjutan

Ilustrasi kelapa sawit. [ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan]

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pihaknya saat ini masih melobi Amerika Serikat (AS) agar komoditas minyak kelapa sawit dapat dikecualikan dari tarif tambahan.

“Sawit itu kita sedang minta supaya dikecualikan. Kita tunggu kan ini sedang diproses di sana secara bertahap,” kata Airlangga, Jakarta, Senin (27/7/2026).

BacaJuga

Prabowo Sebut Penghasilan Danantara Naik 400% dalam 1,5 Tahun

Ledakan Terdengar di Riyadh, Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara

Prabowo: Ekspor Satu Pintu Lewat BUMN untuk Cegah Laporan Palsu

Dudung Targetkan 1 Juta Jaringan Gas Rumah Tangga Rampung pada 2028

Prabowo-Gibran Hadiri Puncak HUT PAN di JCC

Pelita Air Bagi-bagi Tiket Gratis MotoGP Mandalika di Dalam Pesawat

Pemerintah AS melalui Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) menetapkan tarif 10 persen terhadap produk asal Indonesia. Tarif ini berdasarkan hasil investigasi Section 301 terkait larangan terhadap produk yang dibuat menggunakan tenaga kerja paksa (forced labour).

Airlangga mengatakan di antara 60 negara yang dikenakan tarif oleh AS, Indonesia termasuk salah satu negara yang dinilai patuh terhadap regulasi anti kerja paksa.

“Kalau (section) 301 kan forced labor memang sudah diumumkan bahwa Indonesia relatif (patuh) dibandingkan negara lain,” ujarnya.

USTR menetapkan tarif berdasarkan hasil investigasi Section 301 Trade Act of 1974 terhadap 60 negara dan wilayah.

Indonesia termasuk dalam kelompok 17 negara dan wilayah yang dikenakan tarif tambahan sebesar 10 persen, bersama Argentina, Bangladesh, Kamboja, Kanada, Ekuador, El Salvador, Guatemala, Honduras, India, Yordania, Malaysia, Meksiko, Pakistan, Sri Lanka, Trinidad dan Tobago, serta Inggris.

“Semula Indonesia menjadi bagian enam dari 60 negara. Tetapi, dari perhitungan terakhir, jumlah enam negara itu naik menjadi 17. Mereka yang kurang compliant atau belum comply itu diberikan (tarif) 12,5 persen,” jelas Menko.

Saat ini, pemerintah tinggal menunggu hasil investigasi USTR terkait kelebihan kapasitas produksi (excess capacity).

Airlangga mengatakan bahwa pihak Indonesia sudah menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan selama proses investigasi USTR.

“Kemudian, masih ada satu lagi yang terkait dengan excess capacity. Nah, excess kapasitas masih diinvestigasi, dan kita sudah menjawab hal-hal yang terkait dengan excess kapasitas,” tutur dia.

Komentar
Share11Tweet7SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Belanda Dukung RI Produksi Minyak Kelapa Sawit Berkelanjutan

Pelaku UMKM Berbasis Sawit Diajak ke Pasar Global

ASPEK.ID, JAKARTA - Pengamat ekonomi Eisha Maghfiruha Rachbini mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis kelapa sawit untuk...

Butik Emas Logam Mulia Surabaya 1 Pindah Alamat

Pemerintah Luruskan Istilah “Emas di Bawah Bantal” Bukan Simpanan Fisik

    ASPEK.ID, JAKARTA -  Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memberikan pelurusan terkait pemberitaan istilah "emas di bawah bantal"...

Mulai Juli, RI-China Gunakan Yuan

Negara-negara Afrika Beralih ke Yuan China, Kurangi Dollar AS

  ASPEK.ID, ZAMBIA - Negara-negara di Afrika memperluas penggunaan yuan China dalam perdagangan internasional dan mengurangi ketergantungan terhadap dollar AS....

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In