ASPEK.ID, JAKARTA – Kematian gembong narkoba paling diburu di Meksiko memicu gelombang kekerasan yang meluas. Sedikitnya 25 personel keamanan negara dan 30 anggota geng dilaporkan tewas dalam rangkaian bentrokan berdarah yang terjadi setelah gugurnya Nemesio “El Mencho” Oseguera.
Pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG) itu sebelumnya terluka dalam baku tembak dengan militer di Tapalpa, negara bagian Jalisco, Minggu (22/2). Ia meninggal dunia saat diterbangkan menuju Mexico City untuk mendapatkan perawatan medis.
Dilaporkan AFP, Selasa (24/2), kabar kematian Oseguera langsung memantik aksi balasan brutal dari jaringan kartelnya. Blokade jalan terjadi di sedikitnya 20 negara bagian. Kendaraan dibakar, bisnis dirusak, dan warga sipil diliputi ketakutan.
Menteri Keamanan Meksiko, Omar Garcia Harfuch, menyatakan setidaknya 25 anggota Garda Nasional tewas dalam bentrokan susulan.
Selain itu, seorang penjaga penjara, satu anggota kantor kejaksaan negara bagian, serta 30 tersangka anggota organisasi kriminal Oseguera juga dinyatakan tewas.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Ricardo Trevilla mengungkapkan delapan tersangka anggota kartel tewas dalam operasi pasukan khusus yang menargetkan penangkapan Oseguera. Tiga prajurit dilaporkan mengalami luka-luka.
Gelombang kekerasan meluas hingga ke pusat-pusat kota. Di ibu kota negara bagian Jalisco, Guadalajara, jalanan mendadak lengang. Sekolah, toko, apotek, hingga pom bensin tutup. Seluruh kegiatan publik dibatalkan dan transportasi umum dihentikan.
Di kota wisata Puerto Vallarta, wisatawan memilih berlindung di hotel dan resor masing-masing ketika kelompok bersenjata berkeliaran di jalan.
Maria Medina, pegawai pom bensin yang dibakar massa bersenjata, menceritakan detik-detik mencekam saat insiden terjadi.
“Saya pikir mereka akan menculik kami. Saya lari ke warung taco untuk berlindung bersama orang-orang di sana,” kata Medina kepada AFP.
Kekerasan juga merembet ke negara bagian Michoacan, wilayah yang selama ini menjadi medan konflik antara kartel Oseguera dan koalisi kelompok kriminal pesaingnya.
Sebelum tewas, Oseguera merupakan salah satu buronan paling dicari dengan nilai hadiah mencapai 15 juta dolar AS.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, belum memberikan pernyataan resmi terkait kematian El Mencho. Namun, ia sempat menulis di platform Truth Social miliknya:
“Meksiko harus meningkatkan upaya mereka dalam memerangi Kartel dan Narkoba!”
Pemerintah Meksiko kini berada dalam status siaga tinggi. Sebanyak 2.500 tentara dikerahkan ke Jalisco, yang dijadwalkan menjadi tuan rumah empat pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 musim panas ini.
Meski situasi disebut mulai mereda, aparat keamanan tetap bersiaga penuh guna mencegah gelombang kekerasan lanjutan. []
























