ASPEK.ID, JAKARTA – Instruksi Prabowo soal Penanganan Karhutla Kalimantan Prabowo menginstruksikan penambahan helikopter, TNI, dan peralatan untuk atasi karhutla di Kalimantan, serta tindakan hukum tegas bagi pelanggar.
Prabowo mengintruksikan jajarannya untuk menambah lebih dari 17 helikopter water bombing hingga turunkan tiga batylon untuk memadamkan api di Kalimantan. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya. Dia mengatakan, instruksi presiden saat memimpin rapat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, Sabtu (22/8/2026).
“Penambahan lebih dari 17 helikopter water bombing akan tiba paling lambat besok pagi. Melengkapi 30 pesawat yang sudah di Kalimantan,” ujar Seskab Teddy, Sabtu (22/8/2026).
Teddy menyebut bahwa Prabowo juga menggelar konferensi video dari Palangkaraya dengan petugas di Kalimantan Selatan, Gubernur, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), dan Asisten Operasi (Asops) Polri.
Dia menjelaskan konferensi tersebut dilakukan untuk memeriksa secara langsung kebutuhan penanganan karhutla di Kalimantan Selatan. Teddy menuturkan, selain penambahan helikopter, Prabowo juga mengerahkan tiga batalyon atau sekitar 1.500 prajurit TNI untuk membantu pemadaman api di pulau paru-paru dunia itu.
“Penambahan mesin pompanisasi dan pipanisasi di seluruh kota terdampak akan tiba besok. Tiga batalyon atau sekitar 1.500 prajurit TNI beserta alat pemadam perorangannya akan tiba dari luar Kalimantan besok pagi untuk membantu memadamkan titik-titik kecil yang masih tersebar,” jelasnya.
Selain itu, pemerintah akan menambah mesin pompanisasi dan pipanisasi untuk mendukung proses pemadaman di seluruh kota yang terdampak. Peralatan tersebut ditargetkan tiba pada Minggu (23/8/2026).
Dari aspek hukum, kata Teddy, Prabowo mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan pembakaran lahan dan melanggar ketentuan hukum.
“Penindakan tegas akan dilakukan terhadap setiap pembakar lahan yang terbukti melanggar hukum,” katanya Presiden Prabowo juga turut menekankan pentingnya penanganan dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat.
“Penambahan tenaga kesehatan (nakes), penanganan masalah kesehatan, serta edukasi kepada warga terkait karhutla,” ungkapnya.
















