ASPEK.ID – Pemerintah Singapura kembali memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat untuk membantu meringankan beban biaya hidup. Kali ini, lebih dari 2,4 juta warga akan menerima bantuan sebesar S$400 hingga S$600 atau sekitar Rp 5,58 juta-Rp 8,38 juta.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari Tambahan Bantuan Khusus Biaya Hidup (Cost-of-Living Special Payment/COL) dalam Anggaran 2026. Mengutip Channel News Asia (CNA), pembayaran akan mulai disalurkan pada 9 September 2026.
Bantuan diberikan kepada warga negara Singapura yang telah dewasa dengan penghasilan yang dapat dikenai pajak (assessable income) tidak lebih dari S$100.000. Selain itu, penerima juga dipersyaratkan tidak memiliki lebih dari satu properti.
Program bantuan ini sebelumnya diumumkan Perdana Menteri sekaligus Menteri Keuangan Singapura Lawrence Wong dalam pidato Anggaran 2026. Saat pertama kali diumumkan, besaran bantuan yang direncanakan berada di kisaran S$200 hingga S$400.
Namun, pemerintah kemudian menambah nilai bantuan tersebut sebesar S$200. Menteri Negara Senior untuk Keuangan Singapura Jeffrey Siow menyampaikan tambahan tersebut pada April lalu.
Dengan penambahan itu, warga yang memenuhi kriteria kini berhak menerima bantuan hingga S$600. Pemerintah berharap kebijakan tersebut dapat membantu masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan lebih rendah, menghadapi meningkatnya kebutuhan biaya hidup.
“Kami memberikan dukungan yang lebih besar bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” demikian keterangan Kementerian Keuangan Singapura.
Warga yang ingin mengetahui apakah mereka termasuk penerima dapat mengecek status kelayakan melalui situs resmi pemerintah Singapura, GovBenefits.
Pemerintah juga akan mengirimkan pemberitahuan melalui SMS kepada penerima sebelum dan setelah dana bantuan dikreditkan.
Sementara itu, warga yang tidak memiliki nomor telepon seluler yang terdaftar di Singpass akan menerima pemberitahuan melalui surat. Surat tersebut akan dikirim ke alamat yang tercantum dalam kartu identitas mereka.
Dengan skema ini, pemerintah Singapura berharap bantuan tunai tersebut dapat memberikan tambahan dukungan bagi rumah tangga yang membutuhkan sekaligus membantu masyarakat menghadapi tekanan biaya hidup. []
















