ASPEK.ID, JAKARTA – Tri Andayani resmi mendapat penugasan baru sebagai Direktur Utama InJourney Aviation Services (IAS). Penunjukan tersebut menambah panjang rekam jejaknya di berbagai perusahaan pelat merah, khususnya pada sektor-sektor strategis nasional.
Kabar pengangkatan Tri mendapat sambutan dari keluarga besar KAGAMA MBA. Saat ini, Tri diketahui menjabat sebagai Ketua Umum KAGAMA MBA periode 2024-2027.
“Segenap Pengurus dan Alumni KAGAMA MBA mengucapkan selamat dan sukses kepada Ibu Tri Andayani, S.E., M.M. (Ketua Umum Kagama MBA 2024-2027) atas pengangkatan sebagai Direktur Utama InJourney Aviation Services (IAS),” tulis akun instagram resmi KAGAMA MBA, dikutip pada Senin (22/6).
Sebelum dipercaya memimpin IAS, Tri telah menorehkan pengalaman panjang di lingkungan BUMN dan industri perbankan. Kariernya dimulai di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, tempat ia berkiprah selama sekitar 15 tahun pada periode 2000 hingga 2015.
Setelah meninggalkan BNI, Tri menduduki sejumlah posisi strategis di berbagai perusahaan negara. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan dan SDM serta Direktur Operasi di PT Len Industri (Persero).
Pengalamannya di sektor transportasi juga terbilang kuat. Pada 2017 hingga 2019, Tri dipercaya menjadi Direktur Keuangan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PELNI. Selanjutnya, ia menjabat Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis PT Phapros Tbk sebelum akhirnya mendapat amanah memimpin IAS.
Tak hanya aktif di dunia korporasi, Tri juga dikenal aktif dalam berbagai organisasi. Ia merupakan bagian dari Srikandi BUMN dan terlibat dalam sejumlah organisasi alumni Universitas Gadjah Mada (UGM).
Di bidang pendidikan, Tri meraih gelar Magister Manajemen dari UGM dan saat ini tengah menempuh pendidikan doktoral di Universitas Brawijaya. Sepanjang kariernya, ia juga menerima sejumlah penghargaan yang berkaitan dengan kepemimpinan, transformasi bisnis, dan digitalisasi di lingkungan BUMN.
Penugasan sebagai Direktur Utama IAS semakin mengukuhkan peran Tri Andayani sebagai salah satu figur perempuan BUMN yang memiliki pengalaman lintas industri, mulai dari perbankan, manufaktur, pelayaran, farmasi, hingga sektor transportasi dan logistik. []
























