ASPEK.ID, JAKARTA – Prabowo Subianto kembali melanjutkan komunikasi politik tingkat tinggi. Presiden RI itu dikabarkan mengundang secara khusus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri ke Istana Merdeka, Kamis (19/3).
Pertemuan berlangsung tertutup tanpa keterangan resmi kepada media. Berdasarkan informasi yang beredar, rombongan Megawati meninggalkan kompleks Istana sekitar pukul 12.52 WIB melalui pintu utama.
Hingga kini belum ada penjelasan terkait agenda pembicaraan kedua tokoh nasional tersebut. Namun, pertemuan ini dinilai menjadi bagian dari rangkaian komunikasi politik yang tengah dibangun Prabowo sejak awal masa pemerintahannya.
Sebelumnya, Prabowo juga menggelar pertemuan dengan sejumlah mantan presiden dan wakil presiden di Istana pada 3 Maret 2026. Pertemuan itu dihadiri oleh Susilo Bambang Yudhoyono, Joko Widodo, serta para mantan wapres seperti Jusuf Kalla, Boediono, dan Ma’ruf Amin.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut pertemuan tersebut bertujuan untuk memperkuat silaturahmi sekaligus bertukar pandangan terkait berbagai isu strategis, termasuk dinamika geopolitik global.
“Alhamdulillah hampir sebagain besar hadir, untuk diskusi bersilaturahmi saling bertukar pandang. Presiden ingin bertukar pandang dengan tokoh tersebut,” jelas Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/3).
“Semuanya di bahas, nanti karena (pertemuan) belum mulai,” sambung dia.
Langkah Prabowo mengundang Megawati secara khusus memunculkan spekulasi adanya pembahasan lanjutan yang lebih spesifik. Terlebih, posisi Megawati sebagai tokoh sentral dalam peta politik nasional dinilai strategis dalam membangun stabilitas pemerintahan ke depan. []















