• Latest
  • Trending
Yusril: RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Januari 2026

Yusril Minta Polisi Ungkap Aktor Intelektual di Balik Serangan terhadap Aktivis KontraS

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

KPK Gelar OTT di BNPB

Gibran Tidak Naik Kelas di SMP Lalu Pindah ke Singapura itu Hoaks

Wapres Gibran Janji Kerja Lebih Baik Tanggapi Survei

Pilot WNI Israel Larang Ethiopian Airlines Mendarat di Tel Aviv

Pilot WNI Israel Larang Ethiopian Airlines Mendarat di Tel Aviv

Komisi X DPR Tegaskan MBG Tak Pangkas Anggaran Pendidikan

DPR Soroti Aturan Penyetaraan Ijazah Luar Negeri yang Belum Jelas

Kasus Pengeroyokan Guru di Jambi Picu Urgensi UU Perlindungan Guru

Tunjangan Sertifikasi Guru Nunggak 3 Bulan, Kemenkeu Jawab Begini

Curi Barang Bukti Emas 1,9 Kg, Pegawai KPK Dipecat

KPK Periksa Eks Direktur Jasindo soal Dugaan Korupsi Asuransi Pelni

Prabowo Resmi Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

3 Kali Mutasi dalam 12 Hari, Kapolri Suyudi Geser 450 Perwira

3 Juta Warga RI Terpapar Asap Karhutla, Kasus ISPA Naik 78%

Anggota DPR Desak Karhutla Ditetapkan Jadi Bencana Nasional

Penerima Kartu Sembako Ditambah dan Diperpanjang

Survei: Harga Barang dan Lapangan Kerja Jadi PR Prabowo-Gibran

Amir Faisal: Demokrasi Harus Dijalankan dengan Kenegarawanan, Bukan Ambisi Kekuasaan

Amir Faisal: Demokrasi Harus Dijalankan dengan Kenegarawanan, Bukan Ambisi Kekuasaan

Gelar RUPS, Ini Profil 3 Calon Dirut BTN

BTN Ungkap Klaim Dana Nasabah Hilang Rp17 Miliar

RI Harus Waspadai Jebakan Gasifikasi Batu Bara

Bahlil: RI Pasok 43% Batu Bara Dunia, Namun Asing Tentukan Harga

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Oktober 13, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Yusril Minta Polisi Ungkap Aktor Intelektual di Balik Serangan terhadap Aktivis KontraS

by Muhammad Fadhil
Maret 14, 2026
in BERITA TERBARU, HUKUM, NEWS
Yusril: RPP Jabatan Polisi Aktif Terbit Akhir Januari 2026

Yusril Ihza Mahendra. Foto: Detik.com

ASPEK.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menilai penyerangan terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, memiliki indikasi sebagai aksi yang direncanakan secara terorganisir.

Menurut Yusril, pola serangan yang terjadi menunjukkan adanya kemungkinan perencanaan sebelumnya. Karena itu, ia menegaskan pengusutan kasus tersebut tidak boleh berhenti pada pelaku di lapangan saja.

“Dugaan sementara menunjukkan pola serangan yang terencana dan terorganisir. Karena itu, penegak hukum harus mengungkap bukan hanya pelaksana, tetapi juga aktor intelektual di balik peristiwa tersebut,” ujar Yusril dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (14/3).

BacaJuga

KPK Gelar OTT di BNPB

Wapres Gibran Janji Kerja Lebih Baik Tanggapi Survei

Pilot WNI Israel Larang Ethiopian Airlines Mendarat di Tel Aviv

DPR Soroti Aturan Penyetaraan Ijazah Luar Negeri yang Belum Jelas

Tunjangan Sertifikasi Guru Nunggak 3 Bulan, Kemenkeu Jawab Begini

KPK Periksa Eks Direktur Jasindo soal Dugaan Korupsi Asuransi Pelni

Ia meminta aparat kepolisian melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk menemukan pelaku, motif, hingga pihak yang diduga menjadi dalang dari penyerangan tersebut.

Yusril juga mengungkapkan dirinya telah berkoordinasi langsung dengan pihak kepolisian guna memastikan penanganan kasus berjalan secara serius dan profesional.

Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk memberikan ruang bagi aparat penegak hukum dalam mengungkap kasus tersebut secara objektif.

“Kita semua perlu menunggu hasil penyelidikan kepolisian agar peristiwa ini dapat terungkap secara terang. Kekerasan seperti ini tidak boleh dibiarkan dan siapa pun pelakunya harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” katanya.

Yusril menegaskan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen menjaga penegakan hukum, demokrasi, serta perlindungan hak asasi manusia.

Menurutnya, pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk tindakan kekerasan, termasuk terhadap aktivis yang memiliki pandangan berbeda dengan pemerintah.

Ia juga mencontohkan bahwa Presiden Prabowo kerap membuka ruang dialog dengan berbagai pihak, termasuk kelompok yang memiliki kritik terhadap pemerintah.

“Presiden bahkan mengundang pihak-pihak yang sering berbeda pandangan dengan pemerintah untuk berdialog secara terbuka di Istana. Karena itu, tidak ada toleransi terhadap tindakan kekerasan kepada aktivis atau siapa pun,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yusril menilai penyerangan terhadap Andrie Yunus merupakan ancaman terhadap nilai demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia di Indonesia.

Ia menekankan bahwa dalam sistem demokrasi, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dan harus disikapi dengan saling menghormati, bukan dengan kekerasan.

“Kekerasan terhadap aktivis demokrasi dan HAM tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. Setiap pihak harus menghormati perbedaan pandangan demi kepentingan bersama,” pungkasnya. []

Komentar
Share13Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Desember, Komisioner dan Dewan Pengawas KPK Dilantik

KPK Gelar OTT di BNPB

  ASPEK.ID, JAKARTA - KPK gelar operasi tangkap tangan (OTT) di BNPB Jakarta. Sejumlah pihak ditangkap dalam OTT KPK di...

Gibran Tidak Naik Kelas di SMP Lalu Pindah ke Singapura itu Hoaks

Wapres Gibran Janji Kerja Lebih Baik Tanggapi Survei

ASPEK.ID, JAKARTA - Wapres Gibran Rakabuming Raka tanggapi terhadap temuan survei Center of Economic and Law Studies (Celios) bersama tim...

Pilot WNI Israel Larang Ethiopian Airlines Mendarat di Tel Aviv

Pilot WNI Israel Larang Ethiopian Airlines Mendarat di Tel Aviv

ASPEK.ID, TEL AVIV -.Pesawat kargo Ethiopian Airlines yang terbang dari Addis Ababa, Ethiopia, ke Tel Aviv, Israel, dilarang mendarat sehingga...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In