ASPEK.ID, JAKARTA – Peluang ekspor jasa Indonesia kembali diperluas. Sebanyak 4.000 tenaga kerja Indonesia diproyeksikan akan ditempatkan di Jerman menyusul penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT Tenriawaru Elite Internasional dan Aurelium Global Talent GmbH.
Penandatanganan kerja sama tersebut disaksikan secara virtual oleh Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti, sebagai bagian dari penguatan diplomasi perdagangan jasa Indonesia ke pasar Eropa.
Kerja sama ini membuka peluang penempatan tenaga kerja Indonesia di sejumlah sektor strategis di Jerman, terutama hospitality, ritel modern, serta layanan kesehatan. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi memperkuat ekspor jasa profesi Indonesia di tingkat global.
“Kerja sama ini menunjukkan besarnya potensi ekspor jasa profesi Indonesia di pasar global. Melalui kemitraan yang kredibel dan berkelanjutan, kita dapat membuka lebih banyak peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di sektor jasa,” ujar Roro dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (28/2).
Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut konkret dari Misi Dagang Jasa Profesi Indonesia ke Berlin yang sebelumnya digelar Kementerian Perdagangan bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Misi tersebut menjadi pintu masuk penguatan kerja sama Indonesia dengan Jerman dan negara-negara Eropa lainnya dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil.
Roro menilai sektor jasa profesi memiliki peran strategis dalam mendorong diversifikasi ekspor nasional. Pemerintah, kata dia, terus memperluas diplomasi perdagangan dan promosi ekspor jasa untuk memperbesar akses pasar global bagi pelaku usaha jasa dalam negeri.
“Ekspor jasa merupakan salah satu sektor strategis yang terus kami dorong pengembangannya. Kemendag akan terus memfasilitasi kemitraan antara pelaku usaha jasa Indonesia dengan mitra internasional untuk memperluas akses pasar serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai global,” tambah Wamendag.
Secara tren, kontribusi sektor jasa Indonesia menunjukkan perkembangan positif. Sepanjang 2025, tercatat 296.948 pekerja migran Indonesia telah ditempatkan ke berbagai negara. Khusus ke Jerman, jumlah penempatan mencapai 204 orang, dengan 164 di antaranya merupakan tenaga profesional di bidang kesehatan, khususnya registered nurse.
Roro Esti turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Misi Dagang Jasa Profesi di Berlin, yang menjadi fondasi lahirnya kemitraan ini.
“Kami berharap kerja sama ini dapat diimplementasikan secara konsisten dan profesional sehingga memberikan manfaat nyata bagi seluruh pihak, sekaligus mempererat hubungan perdagangan jasa antara Indonesia dan Jerman secara berkelanjutan,” tutup Roro. []























