• Latest
  • Trending
Daily Economic Review: Profitabilitas Bank-Bank Besar Dianggap Masih Cukup Baik

Ketimbang Corona, Rektor UI Lebih Khawatir Dampak Perang Dagang

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

IHSG Aman Selama Demo Mahasiswa Tidak Ricuh

NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

Asing Tawarkan Bantuan untuk Gempa NTT

Rapat Paripurna DPR Setujui Nuzran Joher Jadi Ketua Ombudsman 2026-2031

Rapat Paripurna DPR Setujui Nuzran Joher Jadi Ketua Ombudsman 2026-2031

252 Siswa di Jaktim Diduga Keracunan MBG, 26 Masih Dirawat

Mendag Akui Harga Pangan Naik Efek MBG, Masih Wajar

BRIN Respons Gagasan Ambulans Terbang Prabowo

BRIN Respons Gagasan Ambulans Terbang Prabowo

Ekspansi Internasional, Citilink Datangkan Airbus A330-900 NEO

Citilink Buka Rute Baru dari Bandung ke Lima Kota Besar Mulai Minggu ini

DPR Minta Kejagung Serius Tangani Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan Rp22 T

Paripurna DPR Setujui 11 Calon Hakim Agung dan 3 Hakim Ad Hoc MA

Gempa 5,9 M Hentak Bengkulu

Prediksi BMKG: Gempa Susulan di NTT Masih Terjadi hingga 3-4 Pekan

Amran Cerita Bill Clinton Bahas Kopi Gayo saat Bertemu di Luar Negeri

Mentan Copot 14 Pejabat Kementan, Diduga Terlibat Korupsi Miliaran

Bella Beradu Akting dengan Aktor Senior di Film Layar Lebar

Bella Beradu Akting dengan Aktor Senior di Film Layar Lebar

China No 2 Terbanyak Miliarder Selama Pandemi Covid

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi US$ 453,4 Miliar

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka

Hari Ini! Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Gugat Penetapan Tersangka

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Selasa, Agustus 18, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Ketimbang Corona, Rektor UI Lebih Khawatir Dampak Perang Dagang

by Zamzami Ali
Februari 18, 2020
in EKONOMI
Daily Economic Review: Profitabilitas Bank-Bank Besar Dianggap Masih Cukup Baik

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. Foto: dok. Aspek.id

ASPEK.ID, JAKARTA – Rektor Universitas Indonesaia (UI), Prof. Ari Kuncoro, S.E., M.A., Ph.D sangat mengkhawatirkan dampak yang ditimbulkan akibat perang dagang yang memperebutkan hegemoni Eropa, Amerika Serikat dan China atas perdagangan internasional.

Kekahwatiran Ari Kuncoro terhadap dampak perang dagang diakui lebih besar dibandingkan dengan dampak penyebaran virus Corona yang sedang mewaabah akhir-akhir ini.

Namun, Ari enggan menjabarkan secara rinci, apakah penyebaran virus Corona yang dialami China saat ini merupakan dampak dari perang dagang.

BacaJuga

Mendag Akui Harga Pangan Naik Efek MBG, Masih Wajar

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi US$ 453,4 Miliar

Pemerintah Siapkan Rp 5 Triliun untuk Penanganan Bencana

Freeport Targetkan Produksi 700 Ribu Ons Emas hingga Akhir 2026

Purbaya Pastikan Defisit APBN 2027 di Bawah 3 Persen

Rp 2.322 Triliun Target Investasi RI pada 2027

“Kalau virus Corona sifatnya hanya sementara,” kata Ari Kuncoro dilansir Antara usai acara Bincang Seru di Universitas Indonesia, Depok, Senin (17/2).

Ari mengatakan dampak dari perang dagang tersebut tentunya akan berpengaruh ke negara seperti Indonesia jika tidak siap. Namun meski demikian kata Ari, Indonesia memiliki keuntungan karena punya pasar domestik sendiri yang kuat.

“Kita kalau nggak siap bisa kena dampaknya. Tapi keuntungan kita adalah punya pasar domestik yang lebih besar,” ujarnya.

Ari juga membantah bahwa virus Corona saat ini telah membuat China lumpuh. Sebab hal tersebut kata dia hanya bersifat sementara.

Meski demikian, Ari khawatir jika industri Tiongkok melambat. Sebab hal tersebut akan berpengaruh terhadap ekonomi Indonesia.

“Indonesia sangat tergantung karena ekspor kelapa sawit dan minyak sawit dan barang industri banyak dari China. Jadi kalau industri Tiongkok melambat, kita juga kena imbas,” katanya.

Oleh karena itu Arif menghimbau Indonesia harus mencari alternatif agar tidak terus bergantung.

“Kta harus cari alternatif dengan seluruh kemampuan anak negeri. Karena jika industri China terganggu, Indonesia akan kena dampaknya,” imbuh dia.

Komentar
Share17Tweet11SendShareShare3Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Gantikan Ari Kuncoro, BRI Angkat Heri Sunaryadi Jadi Komisaris Independen

Gantikan Ari Kuncoro, BRI Angkat Heri Sunaryadi Jadi Komisaris Independen

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis (7/10/2021) di Jakarta. Dalam...

Forbes Dapuk BRI sebagai Perusahaan Publik Terbesar di Indonesia

Pekan ini, BRI Gelar RUPSLB

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) akan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)  pada, Kamis (7/10/2021).  ...

Pengunduran Diri Ari Kuncoro dari Kursi Wakil Komut BRI Diapresiasi

ASPEK.ID, JAKARTA - Pengunduran diri Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro sebagai Wakil Komisaris Utama (independen) BRI mendapat apresiasi dari...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In