ASPEK.ID, JAKARTA – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan bahwa pasien yang meninggal di RS Dr Hafiz Cianjur, Jawa Barat, dipastikan negatif Corona.
Hal ini didasarkan sampel darah pasien yang sebelumnya dinyatakan diduga suspect Corona, diuji di laboratorium Kementerian Kesehatan RI.
”Kepastian pasien tersebut negatif setelah sampel darah yang dibawa dan diuji di laboratorium kesehatan Kementerian Kesehatan,” ujar Plt Bupati Cianjur Herman Suherman, Selasa (3/3) malam.
Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Arif Prabowo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/3) siang membenarkan bahwa pasien yang meninggal itu adalah karyawan Telkom.
“Riwayat medis yang tercatat di perusahaan menyebutkan, sejak 10 tahun terakhir karyawan tersebut sering terserang radang saluran napas. Penyakit itu pun mengakibatkan dia sering mengalami batuk dan pilek,” jelasnya.






















