ASPEK.ID, JAKARTA – PT Taspen (Persro) tidak lagi menerapkan pelayanan pembayaran pensiun melalui perbankan atau secara langsung, mulai April 2020 mendatang.
Perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang asuransi tabungan hari tua itu akan melakukan pelayanan melalui anjungan tunai mandiri (ATM) sebagai upaya mengatasi penyebaran virus Corona atau Covid-19.
Direktur Operasional TASPEN, Mohamad Jufri dalam keterangan resmi di Jakarta mengatakan, sebagai salah satu BUMN yang memiliki bisnis berkaitan dengan pelayanan publik, Taspen menerapkan physical distancing atau jaga jarak fisik dalam mengantisipasi penyebaran virus Covid-19.
“Untuk itu, penerima pensiun dapat mengambil uang pensiunnya melalui Automatic Teller Machine (ATM) kantor bayar masing-masing per bulan April 2020,” ujar Mohamad Jufri, Sabtu (28/3).
Sedangkan untuk pembayaran pensiun yang dilakukan melalui POSINDO diterapkan pengaturan jadwal kepada para penerima pensiun.
“Hal ini dilakukan dalam rangka memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para peserta pensiun Taspen,” katanya.
Disebutkan, jumlah peserta pensiun Taspen, per April 2020 adalah 2.726.035 orang dengan jumlah titik layanan Perbankan dan POSINDO sebanyak 15.637 titik.
Sampai dengan kondisi darurat bencana wabah dinyatakan dicabut oleh Pemerintah, kegiatan enrollment juga ditiadakan untuk sementara.
Penerima pensiun yang sudah melakukan enrollment dihimbau untuk melakukan otentikasi melalui aplikasi TASPEN Otentikasi (Biometrik) di handphone.
Sedangkan bagi penerima pensiun yang belum melakukan enrollment pada kantor bayar maka uang pensiun bulan April 2020 dapat diambil di ATM setelah mendapatkan otorisasi melalui video call oleh masing-masing perbankan kantor bayar penerima pensiun.
“Pelaksanaan video call ini akan diinformasikan melalui SMS dan Whatsapp sebelum tanggal pembayaran,” jelasnya.
























