ASPEK.ID – Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Ridwan Rumasukun menyesalkan sejumlah pemberitaan yang beredar di media massa maupun media sosial, terkait keberangkatan Gubernur Lukas Enembe ke Jakarta, yang disebut terinfeksi virus Covid-19.
“Ini berita yang harus diklarifikasi oleh pihak yang menyampai pendapatnya ke publik. Saya kira ini sudah menjadi satu pelanggaran karena membuat hoax. Kita tidak boleh melakukan (penyebaran berita bohong),” kata Ridwan melalui siaran persnya.
“Media tersebut harus mempertangung jawabkan apa yang disampaikan,” kata dia, Selasa (1/4).
Ia juga membantah kabar yang menyebut Gubernur didampingi 37 orang saat dirujuk ke Jakarta. Ia pastikan, hanya sekitar sembilan orang yang ikut berangkat termasuk pihak keluarga dan tim dokter.
Oleh karena itu, Sekda mengajak semua pihak ditengah-tengah pandemi Covid-19 yang saat ini menyerang Papua, mestinya kita tidak membangun kepanikan dan keresahan.
Diberitakan sebelumnya, Gubernur Papua Lukas Enembe dirujuk ke RPSAD Gatot Subroto, Jakarta guna menjalani medical check up. Gubernur beserta rombongan berangkat Selasa subuh dengan mencarter pesawat komersil.
Gubernur juga dikabarkan dalam keadaan yang sehat sebelum bertolak ke ibukota dan baru saja menandatangani sejumlah dokumen penting.
























