ASPEK.ID, JAKARTA – Harga emas mulai merangkak naik dan melepaskan diri dari tekanan seiring dengan sentimen pemulihan ekonomi China.
Pelaku pasar menantikan debat perdana calon Presiden Joe Biden dan petahana Donald Trump.
Berdasarkan data Bloomberg, harga emas di pasar spot mencapai US$1.868,99 per troy ounce pada pukul 21.36 WIB. Angka itu naik 0,40 persen.
Harga emas berjangka Comex juga naik 0,55 persen ke posisi US$1.876,50 per troy ounce. Adapun indeks dolar AS turun 0,45 persen ke posisi 94,2140 pada pukul 21.30 WIB.
Pagi ini Selasa (29/9/2020), harga emas spot naik 0,05 persen ke posisi US$1.882,46 per troy ounce. Indeks dolar di sisi lain terpantau turun 0,11 persen ke level 94,1780.
Laporan Monex Investindo Futures menyebutkan harga emas bergerak lebih tinggi di sesi AS karena didukung oleh pelemahan dolar AS.
“Harga emas spot berpotensi buy di atas level support 1860 dengan target kenaikan 1880 dan selanjutnya di 1885,” demikian kutipan laporan Monex dikutip dari Bisnis, Selasa (29/9/2020).
Menurut Monex, dolar AS melemah karena pasar kembali memburu aset berisiko setelah adanya tanda-tanda pulihnya ekonomi di Tiongkok.













