ASPEK.ID, JAKARTA – PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) pada 2021 masih bergerak secara konservatif seiring pemulihan ekonomi di Indonesia dan dunia.
Direktur Utama HITS, Budi Haryono, lmengatakan, jika dalam pemulihan ekonomi di Indonesia dan dunia, pihaknya berharap ada perbaikan.
“Tetapi kami tidak agresif namun tetap menguntungkan,” jelasnya dikutip dari Kontan, Senin (15/2/2021).
Humpuss memasang target pendapatan naik 2,27% tahun ini atau menjadi US$ 93,35 juta dari posisi perkiraan pendapatan 2020 senilai US$91,28 juta.
Sementara laba tahun berjalan diperkirakan bakal terkoreksi 5,58% menjadi US$ 9,47 juta dan laba komprehensif turun 2,28% menjadi US$ 9,27 juta.
Lebih jauh, LEAD mengungkapkan jika proyeksi penurunan laba akan disebabkan oleh kontrak 25 tahun kapal Eka Putra dengan Pertamina yang berakhir pada 2020.
“Pendapatan kapal Eka Putra sebelumnya menyumbang hampir 80% terhadap pendapatan perseroan. Namun, untuk mengimbangi penurunan pendapatan dari kapal Eka Putra, HITS telah melakukan transformasi bisnis selama tiga tahun terakhir sehingga sisi pendapatan tidak turun tajam,” sambungnya.
Humpuss juga mengincar beberapa kontrak dari 52 lokasi pembangkit baru berbasis gas di Indonesia pada 2021.
“Mudah-mudahan kami bisa banyak berpartisipasi di dalam ini karena untuk saat ini tidak banyak perusahaan yang berkecimpung di bisnis FSRU mungkin hanya beberapa,” ujar Budi.























