• Latest
  • Trending

Bankir Kompak Minta Gubernur BI Baru Jaga Kepercayaan Pasar dan Nilai Tukar

MCK Sehat Pelindo Marine, Harapan Baru bagi Warga dan Anak Sekolah di Bondowoso

MCK Sehat Pelindo Marine, Harapan Baru bagi Warga dan Anak Sekolah di Bondowoso

BEI Target Kapitalisasi Bursa Rp 30.000 Triliun pada 2030

Dasco, Rosan & Kapolri ke BEI Usai Jumat

Jokowi Mulai Safari Politik ke Lampung, Kenakan Kemeja dan Topi Berlogo PSI

Jokowi Bicara Wacana Hak Angket Ijazah Gibran: Itu Hak DPR

BEI Target Kapitalisasi Bursa Rp 30.000 Triliun pada 2030

Kepala Bakom: Istana Pantau Gejolak IHSG

PSBB Tekan IHSG ke Zona Merah

BEI Kaget MSCI Mau Downgrade Saham RI

KopDes Soft Launching pada Oktober 2026

Tiga Kunci Keberhasilan Kopdes

Wapres Gibran Jenguk Siswa Keracunan MBG & Minta Maaf   

Demokrat: Pansus Ijazah Untungkan Wapres Gibran

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Syamsudin Noor, 12 Pesawat Terlambat

16 Bandara di Papua Terdampak Kabut Asap Karhutla, Penerbangan Terganggu

Enam Dokter Internship Meninggal Dunia Sepanjang 2026, Ini Daftarnya

Danantara Siapkan Rp 1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Persis Solo Gelar TC di Garudayaksa Training Centre, Siap Uji Kekuatan dengan Tim Liga 1

Deltras FC Waspadai Kebangkitan Persis Solo

13 Desa di Aceh Belum Teraliri Listrik

Bahlil Ungkap 11 Ribu Desa di RI Belum Teraliri Listrik

Harga Emas Terancam Turun Lagi Usai The Fed Naikkan Suku Bunga

Harga Emas Antam Mulai Menguat, Cek Harga Terbaru Hari Ini

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Jumat, Oktober 16, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Bankir Kompak Minta Gubernur BI Baru Jaga Kepercayaan Pasar dan Nilai Tukar

by Muhammad Fadhil
Juli 28, 2026
in BERITA TERBARU, EKONOMI, NEWS

ASPEK.ID, JAKARTA – Kalangan perbankan menaruh harapan besar kepada sosok yang akan memimpin Bank Indonesia (BI) setelah pengunduran diri Perry Warjiyo. Para bankir meminta agar pergantian kepemimpinan di bank sentral tidak mengganggu stabilitas pasar, kesinambungan kebijakan moneter, maupun koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait.

Untuk sementara, posisi Gubernur BI dijalankan oleh Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti hingga ditetapkannya gubernur definitif.

Direktur Utama Bank Mega Syariah Yuwono Waluyo menilai pengunduran diri Perry Warjiyo berpotensi memunculkan ketidakpastian di pasar keuangan, terutama ketika nilai tukar rupiah masih menghadapi tekanan terhadap dolar Amerika Serikat.

BacaJuga

MCK Sehat Pelindo Marine, Harapan Baru bagi Warga dan Anak Sekolah di Bondowoso

Dasco, Rosan & Kapolri ke BEI Usai Jumat

Jokowi Bicara Wacana Hak Angket Ijazah Gibran: Itu Hak DPR

Kepala Bakom: Istana Pantau Gejolak IHSG

Tiga Kunci Keberhasilan Kopdes

Demokrat: Pansus Ijazah Untungkan Wapres Gibran

“Kondisi ini mudah diisi oleh spekulasi mengenai kepemimpinan BI dan kebijakan yang akan diambil di masa yg akan datang,” kata Yuwono, Selasa (28/7/2026).

Menurutnya, proses penunjukan gubernur baru perlu dilakukan secara transparan agar mampu menjaga kepercayaan pelaku pasar sekaligus menjamin keberlanjutan kebijakan moneter yang selama ini berjalan.

“Sampai dengan saat ini impact dari pengunduran diri tersebut adalah turunnya IHSG dan kembali nya kurs ke level 18.000,” papar Yuwono.

Presiden Direktur Bank Aladin Syariah Koko Tjatur Rachmadi juga berharap pergantian kepemimpinan di BI tidak mengubah komitmen bank sentral dalam menjaga stabilitas ekonomi dan sistem keuangan. Ia menilai salah satu tantangan yang perlu menjadi perhatian gubernur baru adalah kondisi likuiditas yang masih ketat di pasar.

“Karena kita lihat ya, di market kan likuditas akhir-akhir ini cukup ketat ya, cukup ketat. Jadi dengan adanya perubahan ini, tentunya kita berharap tetap ada likuditas yang memadai ya, di market. Sehingga untuk menghindari volatilitas pasar dan nilai tukar rupiah dalam jangka pendek,” ujar Koko.

Selain menjaga likuiditas, industri perbankan juga menekankan pentingnya kesinambungan kebijakan dan independensi BI. Direktur Kepatuhan Bank Oke Indonesia Efdinal Alamsyah berharap pergantian pucuk pimpinan tidak mengganggu pelaksanaan mandat bank sentral dalam menjaga stabilitas moneter dan sistem keuangan.

“Di samping itu, Bank Indonesia diharapkan tetap menjaga independensinya dalam menjalankan mandat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, sekaligus terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah, OJK, LPS, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi dinamika perekonomian, baik di tingkat global maupun domestik,” kata Efdinal.

Direktur Keuangan dan Perencanaan Bisnis Bank Sahabat Sampoerna Henky Suryaputra menilai pergantian Gubernur BI merupakan bagian dari dinamika kelembagaan yang harus disikapi secara positif. Ia berharap kebijakan moneter dan sektor keuangan yang selama ini diterapkan tetap berjalan secara pruden, adaptif, dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Kami berharap Gubernur BI yang baru nantinya dapat terus memperkuat koordinasi yang erat dengan pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta seluruh pelaku industri perbankan nasional,” ujar Henky.

Harapan serupa disampaikan Direktur Utama Bank KB Indonesia Kunardy Darma Lie. Menurutnya, kepastian arah kebijakan dan keberlanjutan program BI menjadi faktor penting untuk menjaga stabilitas sektor keuangan sekaligus meningkatkan kepercayaan pelaku usaha dan masyarakat.

“Kami juga meyakini bahwa setiap kebijakan ke depan akan mempertimbangkan perkembangan kondisi ekonomi domestik maupun global serta tetap berorientasi pada mandat Bank Indonesia,” kata Kunardy.

Sementara itu, PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) berharap pergantian kepemimpinan di BI dapat semakin memperkuat ketahanan ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan global. BCA juga menyatakan dukungannya terhadap langkah pemerintah dan regulator dalam menjaga stabilitas industri jasa keuangan.

“Kami berkomitmen menjalankan bisnis dengan menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian dan menerapkan manajemen risiko disiplin,” kata EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn. []

Komentar
Share13Tweet8SendShareShare2Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

MCK Sehat Pelindo Marine, Harapan Baru bagi Warga dan Anak Sekolah di Bondowoso

MCK Sehat Pelindo Marine, Harapan Baru bagi Warga dan Anak Sekolah di Bondowoso

ASPEK.ID - PT Pelindo Marine Service (Pelindo Marine) meresmikan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa pembangunan fasilitas...

BEI Target Kapitalisasi Bursa Rp 30.000 Triliun pada 2030

Dasco, Rosan & Kapolri ke BEI Usai Jumat

ASPEK.ID, JAKARTA -Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bersama CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani dan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario...

Jokowi Mulai Safari Politik ke Lampung, Kenakan Kemeja dan Topi Berlogo PSI

Jokowi Bicara Wacana Hak Angket Ijazah Gibran: Itu Hak DPR

ASPEK.ID, SOLO - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bicara wacana hak angket di DPR terkait polemik ijazah Wakil Presiden...

Load More

Pasar Saham BUMN

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In