ASPEK.ID, JAKARTA – Direktur utama KB Bukopin Rivan A. Purwantono mengumumkan logo dan nama baru yang secara resmi telah disetujui oleh BI dan OJK pada 8 Februari 2021.
Proses rebranding yang dijalani oleh perseroan hingga saat ini merupakan bagian dari rangkaian aksi korporasi di tengah kondisi pandemi Covid-19, dari PUT V hingga Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD).
“Hal ini sebagai salah satu langkah strategis yang dilakukan perseroan dalam rangka proses transformasi kepada para nasabah setia,” kata Rivan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (10/3/2021).
Rivan menyampaikan makna dari logo dan nama terbaru perseroan. Simbol KB mencerminkan ambisi untuk menjadi brand finansial yang terkemuka di industri keuangan di RI.
Simbol Star-b yang mengandung makna bintang, menunjukkan perspektif orientasi masa depan KB Financial Group dan keinginan yang tinggi untuk melesat ke kelas dunia.
“Warna kuning pada logo perseroan melambangkan kesegaran baru yang dibawa oleh KB Kookmin Bank. Teknologi terbaru dan dukungan jaringan global menjadi modal Bank KB Bukopin menyediakan layanan finansial terbaik bagi Indonesia,” jelas Rivan.
Secara keseluruhan, Rivan memastikan bahwa proses rebranding identitas perseroan telah dilaksanakan sejak Juli 2020, pasca KB Kookmin Bank menjadi Pemegang Saham Utama Perseroan.
Aktivitas rebranding merupakan bagian dari proses transformasi, sebagai komitmen perseroan dan KB Kookmin Bank dalam memperkuat posisi Perseroan di industri keuangan
“Seiring dengan proses tersebut, kami telah mendapat restu baik dari pemegang saham dan regulator untuk perubahan identitas perseroan menjadi PT KB Bank Bukopin Tbk,” ujarnya.
Chief Strategic Officer Ji Kyu Jang mengatakan dengan adanya perubahan logo ini akan membuat KB Bukopin semakin menguatkan digitalisasi perbankan, di mana KB Kookmin telah menginvestasikan lebih dari US$1 miliar di Korea untuk pengembangan digital banking.
Bank KB Bukopin menargetkan bisa menjadi top 10 bank di Indonesia dan menjadi pemain digital utama bagi bisnis ritel dan UMKM.
“Kookmin Bank Financial Group adalah Salah satu Top 10 Asian Leading Financial, kami berkolaborasi dan ingin 5 tahun mendatang KB Bukopin masuk ke dalam Top 10 bank ternama di Indonesia di mana goals kami mencapai 10 persen ROE dan juga fokus pada SME dan retail,” ujar Ji Kyu Jang.
KB Bukopin sudah melakukan proses transformasi yang meliputi 6 aspek utama meliputi Good Bank (Mendirikan Grup Korean-link baru untuk memanfaatkan jaringan KB di Indonesia), Bad Bank (Mendirikan Grup untuk mengelola Aset tidak berkualitas), Proses Kredit, Standar Akuntansi Internasional, Manajemen SDM, dan Rebranding identitas Perseroran.























