• Latest
  • Trending

Opsi Penyelamatan Garuda, Amir Faisal: Pemerintah Harus Turun Tangan

Bos BI Bertemu Dasco-Purbaya, Sepakati 2 Jurus Jaga Rupiah

KPK Angkut Moge hingga Mobil Mewah Usai Geledah Rumah Silmy Karim

KPK Angkut Moge hingga Mobil Mewah Usai Geledah Rumah Silmy Karim

Gunung Lewotobi di NTT Meletus, Bandara Maumere Ditutup

Gunung Lewotobi di NTT Meletus, Bandara Maumere Ditutup

Bungkam Oman 3-0, Indonesia Sudahi Penantian 38 Tahun

Bungkam Oman 3-0, Indonesia Sudahi Penantian 38 Tahun

UM Maumere Bolehkan Mahasiswa Bayar Kuliah Pakai Padi hingga Jagung

UM Maumere Bolehkan Mahasiswa Bayar Kuliah Pakai Padi hingga Jagung

Rumah Mewah Silmy Karim Digeledah KPK, Puluhan Brimob Turun Mengawal

Rumah Mewah Silmy Karim Digeledah KPK, Puluhan Brimob Turun Mengawal

Telkom Cari 1.000 Karyawan, Ada Anak Usaha BUMN dan Swasta

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya, Gaji Setara UMP Jakarta

Persija Cuci Gudang Pemain Asing, Tujuh Nama Resmi Berpisah

Persija Cuci Gudang Pemain Asing, Tujuh Nama Resmi Berpisah

Labfor Sisir Lokasi Kebakaran USK, Temukan Botol Mencurigakan dan Jejak Pengrusakan

Labfor Sisir Lokasi Kebakaran USK, Temukan Botol Mencurigakan dan Jejak Pengrusakan

Sony Sonjaya Tulis Pesan untuk Kepala BGN Nanik S Deyang, Apa Isinya?

Sony Sonjaya Bakal Bongkar Aktor Besar dalam Kasus BGN

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Abu Vulkanik Membumbung 2,5 Km

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Abu Vulkanik Membumbung 2,5 Km

Wakil Kepala BGN Mayjen Trenggono Mundur dari TNI

Wakil Kepala BGN Mayjen Trenggono Mundur dari TNI

  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
Sabtu, Juni 6, 2026
  • Login
Aspek.id
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI
No Result
View All Result
Aspek.id
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

Opsi Penyelamatan Garuda, Amir Faisal: Pemerintah Harus Turun Tangan

by REDAKSI
Mei 29, 2021
in BERITA UTAMA, BUMN, TERPOPULER

Amir Faisal Nek Muhammad. [Dok. Pribadi]

ASPEK.ID, JAKARTA – Baru saja ramai dan menjadi pembicaraan publik terkait 4 opsi penyelamatan Garuda Indonesia yang mungkin dilakukan oleh pemerintah.

Keempat opsi itu adalah pertama, pinjaman ekuitas dari pemerintah, kedua menggunakan legal bankruptcy untuk merestrukturisasi kewajiban Garuda, seperti utang, sewa, dan kontrak kerja.

Kemudian yang ketiga adalah dibiarkan melakukan restrukturisasi secara mandiri dan yang keempat adalah dilikuidasi (pembubaran).

BacaJuga

Rumah Mewah Silmy Karim Digeledah KPK, Puluhan Brimob Turun Mengawal

Sony Sonjaya Bakal Bongkar Aktor Besar dalam Kasus BGN

KPK Tetapkan Wamen Imipas Silmy Karim Tersangka OTT Imigrasi

Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Tersangka Korupsi MBG

Kejagung Jemput Dadan Hindayana dan Dua Eks Wakil Kepala BGN

Prabowo Ganti Kepala BGN

Advertisement. Scroll to continue reading.

Terlihat di sini, pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN, masih gamang atas apa yang harus dilakukan dalam rangka penyelamatan Garuda Indonesia, kebanggaan Indonesia.

Semua langkah itu adalah yang normatif dan memang biasanya menjadi opsi penyelamatan korporasi pada umumnya.

Pertanyaan mendasar “why” dari peristiwa ini adalah, apakah Pemerintah masih mau Garuda Indonesia menjadi National Flag Carrier atau memang membiarkan Indonesia tidak mempunyai kebanggan itu sebagai pelengkap identitas Indonesia?

Melihat keempat opsi tersebut, salah seorang Tokoh Masyarakat Aceh melihat ada potensi alternatif lainnya yang bisa dilakukan pemerintah untuk menyelamatkan Garuda Indonesia.

“Semua opsi tersebut belum menjawab segala permasalahan utama yang dihadapi Garuda Indonesia. Langkah yang diambil cenderung pada akhir likuidasi perusahaan dengan pembubaran Garuda Indonesia,” kata Amir Faisal Nek Muhammad dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (29/5).

Disebutkan tokoh asal Aceh ini, Garuda Indonesia yang sejak awal dirintis oleh hasil jerih payah dan pengorbanan rakyat Aceh secara murni dan tanpa pamrih untuk kemerdekaan Indonesia hingga lahirnya Garuda Indonesia seperti sekarang, sungguh sangat tidak selayaknya diabaikan dengan opsi akhir melikuidasinya.

Negara harus benar-benar hadir untuk menyelamatkan Garuda Indonesia, terutama sebagai pemegang saham mayoritas.

Selain itu Garuda Indonesia selama ini telah menjadi simbol kebanggaan Indonesia di mata dunia dengan memiliki maskapai nasional yang mendunia.

“Langkah pembiaran untuk restrukturisasi sendiri tanpa adanya campur tangan Pemerintah
ataupun nantinya likuidasi Garuda Indonesia, hanya akan menimbulkan kekecewaan pada pengelolaan maskapai kebanggaan rakyat Indonesia khususnya rakyat Aceh, karena Garuda Indonesia memiliki “National Sentiment” yang sangat tinggi dan menjadi bagian dari sejarah berdirinya Indonesia Raya,” tegasnya.

Di sisi lain, tambah Amir Faisal, langkah konkrit yang bisa dilakukan Pemerintah sebagai opsi kelima adalah menjadi penjamin bagi Garuda Indonesia (sebagai pemegang saham mayoritas) terhadap kreditur agar diberikan waktu untuk memulihkan kembali kondisi keuangan perusahaan.

Dalam hal ini, pemerintah tidak perlu mengeluarkan fresh cash dari APBN, namun cukup memberikan jaminan sehingga para kreditur/lenders nyaman dalam melakukan restrukturisasi hutang-hutang Garuda Indonesia.

Misalnya, Garuda Indonesia diberikan waktu selama beberapa tahun untuk menjalankan operasional perusahaan tanpa dibebankan terhadap hutang yang harus dibayar kepada kreditur dengan jaminan dari Pemerintah.

Jika selama masa tersebut, Garuda Indonesia masih belum mampu membayar hutangnya, maka negara akan hadir untuk menjadi penanggung jawab atas hutang tersebut.

“Hal ini juga bisa dibebankan pada pemegang saham lainnya juga. Tentunya jika pemegang saham lainnya tidak mengeluarkan dananya sebagai langkah pemulihan, maka nilai sahamnya akan ter-delusi,” jelasnya.

Tentu saja dalam waktu restrukturisasi dan transisi itu, Garuda Indonesia harus melakukan tata kelola manajemen secara benar dan serius.

Langkah efisiensi belanja perusahaan dan komersialisasi line businesses nya harus dilakukan dengan baik, terlebih dalam masa pandemi ini kita belum tahu sampai mana ujungnya.

“Jangan sampai besar pasak dari pada tiang. Manajemen harus diberikan kepada professional yang mampu dan mengerti menjalankan perusahaan maskapai penerbangan secara berkelanjutan dan tentunya tidak merugi,” sebutnya.

Langkah downsizing organisasi juga menjadi penting untuk mengelola operasional penerbangan yang lebih efektif dan efisien.

Misalnya, Garuda Indonesia hanya melakukan penerbangan rute antar kota besar dan luar negeri dengan lalu lintas/traffic yang tinggi saja.

Sementara untuk penerbangan perintis diserahkan pada maskapai lain atau anak usaha Citilink menjadi Low Cost Carrier.

“Sehingga beban operasional perusahaan menjadi lebih efisien dan menjadi National Flight Carrier di luar negeri,” tandasnya.

Niscaya dengan niat yang baik untuk mempertahankan kebanggaan Indonesia, kepercayaan rakyat Aceh yang tulus dan ikhlas untuk sebuah negara Indonesia di awal kebangkitan dan kemerdekaan Indonesia, tetap kekal dan terus menjadi semangat kita semua.

“Semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa tetap memberikan anugerah nya buat kita semua,” tutup Amir Faisal.

Komentar
Share136Tweet85SendShareShare24Send
ADVERTISEMENT

Related Posts

Dirut Garuda Kemungkinan Besar ‘Diimpor’, Komisaris Ada Penyegaran

Penjelasan Garuda Bakal Gabung ke InJourney

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk jelaskan rencana penggabungan perusahaan ke PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau Holding BUMN Industri Aviasi dan...

Garuda Larang Airwheel Masuk Bagasi Pesawat, Mengapa?

Garuda Larang Airwheel Masuk Bagasi Pesawat, Mengapa?

Viral penumpang pesawat mengeluhkan koper berbaterai atau airwheel dilarang masuk kabin pesawat Citilink. Terkait ini, ada aturan bawaan bagasi internasional...

Kandidat Kuat Direktur Utama Garuda Indonesia

Pilot Garuda Pamer Tiga Jari, Erick Thohir: BUMN Bukan ASN

Menteri  BUMN  Erick Thohir menilai yang dilakukan pilot Garuda Indonesia dengan berpose tiga jari bersama calon wakil presiden (cawapres) nomor...

Load More
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

PT Timah Tbk Berhentikan Sementara Direktur Operasi dan Produksi Nur Adi Kuncoro

Bahlil Buka-bukaan Soal Ratas Prabowo di Hambalang

Bahlil:  Ada Asing di Balik Kisruh Rempang

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Sinergi Pelindo Marine dan Pertamina Trans Kontinental, Dorong Pertumbuhan Perekonomian RI

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Pelindo Marine Ajak Berlayar Menuju Energi Bersih Lewat Program Podcastmar

Bos BI Bertemu Dasco-Purbaya, Sepakati 2 Jurus Jaga Rupiah

KPK Angkut Moge hingga Mobil Mewah Usai Geledah Rumah Silmy Karim

KPK Angkut Moge hingga Mobil Mewah Usai Geledah Rumah Silmy Karim

Gunung Lewotobi di NTT Meletus, Bandara Maumere Ditutup

Gunung Lewotobi di NTT Meletus, Bandara Maumere Ditutup

Bungkam Oman 3-0, Indonesia Sudahi Penantian 38 Tahun

Bungkam Oman 3-0, Indonesia Sudahi Penantian 38 Tahun

ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Kontak
  • Iklan
No Result
View All Result
  • BERITA TERBARU
  • BUMN
  • EKONOMI
  • PERBANKAN
  • MARKET
  • POLITIK
  • NEWS
  • INFRASTRUKTUR
  • LIFESTYLE
  • TEKNOLOGI

© 2025 Aspek.id | PT. Aspek Citra Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In