ASPEK.ID, JAKARTA – Terkait kasus kebocoran data BPJS Kesehatan, Bareskrim Polri akan memanggil sejumlah vendor.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Argo Yuwono mengatakan ada lima vendor yang akan diperiksa.
“Perkembangannya bahwa kita penyidik sedang memeriksa empat orang saksi. Dua dari BPJS, dua dari BSSN,” ujar Argo Yuwono. Senin (31/5/2021).
Argo menyebutkan surat pemanggilan terhadap lima direktur utama vendor tersebut telah dikirimkan hari ini tanggal 31 Mei 2021.
Ia juga mengatakan, ada lima direktur utama vendor yang ada di Dirjen AHU (Administrasi Hukum Umum) yang akan dimintai keterangannya.
Sebelumnya, sebuah akun dalam forum gelap internet mengaku memiliki data 279 juta penduduk Indonesia yang dijual di dalam forum tersebut.
Pelaku penjual data tersebut mengeklaim isi data berisi NIK, nomor telepon, hingga alamat tercantum dalam folder data tersebut.
























