ASPEK.ID, BANDA ACEH – Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi meminta kepada seluruh jajaran bank tersebut untuk memastikan layanan yang diterima tetap berjalan normal seiring dimulainya penyatuan sistem menjadi satu core banking system BSI.
“Pengalaman yang telah kita laksanakan dalam proses migrasi di Jakarta, Makasar dan Semarang menjadi modal dan pengalaman untuk menjadikan migrasi di Aceh ini lebih baik lagi,” katanya di sela-sela peluncuran migrasi BSI di Aceh secara virtual, Minggu (6/6/2021).
Dalam kegiatan yang berlangsung secara daring dan luring, Hery menjelaskan Aceh merupakan daerah yang sangat istimewa terutama dengan hadirnya Qanun/peraturan daerah Lembaga Keuangan Syariah.
“Pemerintah Aceh menaruh harapan besar terhasap BSI dan ini menjadi momentum besar untuk kita untuk berkontribusi dalam pembangunan Aceh dan BSI mampu serta beda dengan perbankan lainnya,” katanya dikutip dari antara.
Menurut dia proses migrasi yang dilakukan di Aceh khususnya telah dipersiapkan dengan matang jauh-jauh hari dan saat ini tim dari pusat termasuk dengan sejumlah direksi hadir langsung ke Aceh untuk memaksimalkan proses migrasi tersebut.
“Artinya, kita sangat serius untuk program migrasi BSI di Aceh dan saya juga memantau langsung berbagai perkembangan untuk migrasi ini. Insya Allah ini akan berjalan dengan lancar,” katanya.
Integrasi sistem layanan di Aceh merupakan komitmen perusahaan mendorong pengembangan keuangan syariah dan meningkatkan literasi masyarakat.
Dia juga berpesan kepada seluruh jajarannya untuk menyelesaikan dengan cepat berbagai masalah dan keluhan di lapangan termasuk hingga level Direktur Utama.
“Jika ada kendala dan masalah segera di atasi secepat mungkin,” katanya.
Dia meminta masyarakat tenang dan tidak perlu panik karena ini adalah bagian untuk memaksimalkan layanan kepada seluru masyarakat.
Regional CEO BSI Aceh Nana Hendriana mengatakan, integrasi sistem layanan di Aceh merupakan komitmen perusahaan mendorong pengembangan keuangan syariah dan meningkatkan literasi masyarakat.
Dalam proses integrasi sistem operasional layanan Regional Aceh, BSI akan melakukan migrasi sejumlah 1,1 juta nasabah asal BNI Syariah dan BRI Syariah dalam kurun waktu satu bulan dari 160 outlet BSI di seluruh Aceh.






















