Menkeu Sri Mulyani Indrawati menegaskan, Indonesia terkait kebijakan iklim dalam acara International Conference on Sustainable Finance. Demi mencapai net zero emission 2060, Menkeu mengatakan Indonesia tidak lagi membangun Pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara .
“Walaupun pemenuhan energi saat ini masih sangat bergantung pada batu bara, tetapi Indonesia berkomitmen untuk tidak lagi membangun pembangkit listrik tenaga batu bara,” kata Sri Mulyani, Jumat (26/11/2021).
Sri menyampaikan bahwa terdapat lebih dari 40 negara yang mayoritas menggunakan batu bara sebagai sumber energi. Termasuk Vietnam dan Chili, akan mulai mengalihkan penggunaan energi batubara. Sri mengungkapkan, masih ada beberapa pekerjaan rumah yang masih harus dikerjakan dan partisipasi dari negara-negara lain di dunia perlu didorong terkait transisi energi.
Menkeu mengungkapkan mengenai target carbon net sink untuk kehutanan dan penggunaan lahan pada tahun 2030. Ini juga salah satu kebijakan yang penting bagi Indonesia karena dapat berkontribusi pada pengurangan emisi di Indonesia hingga 60%.
“Presiden Jokowi baru-baru ini mengeluarkan Peraturan Presiden tentang Nilai Ekonomi Karbon. Ini adalah langkah baik untuk mulai menggunakan mekanisme harga karbon dan insentif untuk mengurangi emisi dan juga bagus untuk mempromosikan transisi energi hijau serta upaya mencapai target 2030,” ungkapnya.
























